JULY SPECIAL ! DISKON 96%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 180K!
0 Hari 10 Jam 17 Menit 0 Detik

Tutorial Buat Kombinasi Grafik dan Dropdown di Excel

Belajar Data Science di Rumah 13-Oktober-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/1-longtail-rabu-08-2023-10-15-085004_x_Thumbnail800.jpg

Visualisasi dalam bentuk grafik di excel merupakan cara termudah untuk menceritakan suatu penemuan di dalam kumpulan dataset. Grafik interaktif yang dikombinasikan dengan dropdown akan membuat visualisasi efektif dan lebih mudah digunakan.


Cukup dengan mengklik suatu nilai, maka data dengan kategori tertentu akan tersaji. Grafik dapat dibuat semenarik mungkin dengan warna yang berbeda-beda sesuai kebutuhan atau tema.


Setiap data analyst di sebuah perusahaan atau organisasi menggunakan cara semacam ini untuk menceritakan hasil temuannya dan membuat pembaca lebih mudah memahaminya. 


Saat ini berbagai tools pengolah data memiliki fitur visualisasi data dalam bentuk grafik, salah satunya adalah excel. Pembuatan grafik di excel relatif mudah karena hanya memerlukan beberapa kali klik saja tanpa harus menulis sintaks.


Excel memiliki berbagai jenis grafik, mulai dari line chart, bar chart, pie chart, scatterplot, hingga waterfall chart. Apakah kamu tahu jika grafik-grafik di excel ini dapat digabungkan sehingga menjadi grafik dinamis dan kita bisa menggunakan fitur dropdown untuk select kategori yang kita mau?


Pada artikel kali ini DQLab akan menjelaskan caranya untukmu. Jadi tunggu apa lagi? Yuk simak artikel ini sampai akhir!


1. Data Preparation

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah menginput data pada worksheet excel. Pada artikel kali ini DQLab akan menggunakan data dummy laba penjualan produk di setiap area.


Untuk menginput data, kita bisa menggunakan fitur import data atau masukan manual dengan mengetikkan setiap data pada worksheet.


Excel


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Membuat Dropdown

Fitur dropdown merupakan button yang berfungsi sebagai filter. Ketika kita click salah satu kategori pada dropdown, maka grafik akan berubah mengikuti kategori yang di-click.


Caranya, pilih ‘developer’ pada menu bar, lalu click insert, pilih combo box, dan drag di sembarang cell hingga muncul fitur dropdown seperti berikut.


Excel


Excel


3. Mengaktifkan Fitur Dropdown

Setelah dropdown muncul, kita perlu menginput variabel selector ke dalam fitur dropdown. Caranya, select fitur dropdown dan klik kanan. Kemudian pilih menu format control dan kolom format object akan muncul.


Masukkan semua tabel pada kolom input range, click sembarang cell untuk mengisi kolom cell link, dan masukkan jumlah variabel selector pada drop-down lines, lalu klik OK. 


Excel


Excel


4. Membuat Chart

Setelah itu, cobalah fitur dropdown-nya. Jika berhasil, maka kategori atau selector akan muncul seperti gambar berikut.


Excel


Selanjutnya, kita mulai membuat grafik dinamisnya. Pada artikel kali ini kita akan menggunakan line chart, namun kamu bisa menyesuaikan chart-nya sesuai kebutuhanmu.


Langkah pertama, buat tabel referensi yang akan berisi variabel selector yang dipilih pada fitur dropdown dengan mengcopy nama kolom pada tabel awal. Lalu gunakan rumus INDEX untuk mengcopy isinya.


Untuk variabel area, gunakan rumus =index(range variabel area;cell link) dan drag ke kanan sehingga menghasilkan tabel seperti di bawah ini.



Terakhir, buat line chart berdasarkan tabel tersebut dan atur tampilannya sesuai keinginanmu. Jika berhasil, maka saat kita ubah drop-down-nya, grafik akan ikut berubah.

ExcelExcelExcelExcel


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with Excel


Jenis Grafik sangat beraneka ragam dengan tujuan yang berbeda-beda pula. Oleh karena itu, sebelum memvisualisasikan sebuah data, kita perlu memperhatikan ketepatan grafik dengan informasi yang ingin kita sampaikan. Yuk belajar fungsi-fungsi grafik dan bagaimana cara menggunakan grafik yang benar bersama DQLab! 


DQLab adalah platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT yang memudahkan beginner untuk mengakses informasi mengenai data science secara lebih mendalam.


DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Jadi sangat cocok untuk kamu yang belum mengenal data science sama sekali.


Untuk bisa merasakan pengalaman belajar yang praktis dan aplikatif, yuk sign up sekarang di DQLab.id atau ikuti Bootcamp Data Analyst with Excel berikut untuk informasi lebih lengkapnya!


Penulis: Galuh Nurvinda K


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login