FLASH PROMO!! BELAJAR DATA SCIENCE ONLINE 6 BULAN 399K
Diskon 89%, Akses 76 Modul Data Science Premium, Metode Praktek Sandbox, Bersertifikat!
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 4 Jam 21 Menit 28 Detik 

Tutorial Mudah Buat Grafik Dinamis di Excel

Belajar Data Science di Rumah 01-Desember-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/cfe8a1ee5d97dd4985d3279ff8574008_x_Thumbnail800.jpeg

Excel merupakan salah satu tools yang paling digunakan oleh praktisi data. Tools ini merupakan tools sederhana namun sudah mampu membantu praktisi data dalam melakukan beberapa kebutuhan analisa data. Salah satunya adalah membuat grafik sebagai bagian dari proses visualisasi data. Grafik dapat dibuat dengan dua tipe yaitu statik dan dinamis. Penggunaan kedua tipe grafik ini disesuaikan oleh kebutuhan masing-masing.


Grafik dinamis pada Excel adalah grafik yang dapat secara otomatis terupdate dengan sendirinya kapanpun Sahabat DQ menambahkan data baru. Berbeda dengan grafik statik, dimana grafik tersebut tidak akan mengalami perubahan ketika kalian menambahkan data baru. Ini tentunya kurang efisien bagi seorang praktisi data yang perlu mengubah grafik berdasarkan tambahan data yang ada. Jika harus memulai dari awal pasti membutuhkan waktu lebih lama. Pada artikel ini, Sahabat DQ akan belajar cara membuat grafik dinamis dengan Excel. Yuk, simak penjelasannya!


1. Mengapa Perlu Grafik Dinamis?

Untuk memahami penjelasan apa itu grafik dinamis dan fungsinya, mari menggunakan studi kasus sederhana. Perhatikan data berikut.

Excel


Data di atas adalah data sejumlah pekerjaan dengan rata-rata gaji yang didapatkan dalam dollar. Kemudian, Sahabat DQ ingin membuat grafik atau diagram batang berdasarkan data tersebut. Caranya pilih insert kemudian klik recommended chart. Maka Excel akan membuat diagram batang standar seperti berikut ini.


Excel


Kemudian, kalian ingin menambahkan data baru di bawah data terakhir. 


Excel


Ketika kalian memperhatikan diagram batang yang sudah dibuat, maka ditemui bahwa tidak akan ada perubahan atau update yang sesuai dengan penambahan pada data sebelumnya. Dengan kata lain, data baru yang kalian tambahkan tidak termasuk data yang dijadikan sumber pembuatan diagram batang. Oleh karena kasus tersebut, grafik dinamis penting untuk diketahui Sahabat DQ. Ada beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk membuat grafik dinamis.

 

Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

 

2. Menggunakan Fungsi Table

Cara pertama adalah dengan mengubah range data yang ada menjadi bentuk tabel. Caranya klik Insert, pilih Table. Perhatikan gambar berikut.


Excel


Akan muncul window baru dimana Sahabat DQ perlu memilih range yang akan diubah menjadi tabel.


Excel


Selanjutnya Excel akan mengkonversi range tersebut menjadi tabel seperti berikut.

 

Excel


Hal menarik dari Table adalah secara otomatis format ini akan membaca data yang ditambahkan. Artinya range yang terpilih sebelumnya akan bertambah sesuai data yang baru. Ini tentu akan berdampak pada grafik yang kalian buat nanti. Perhatikan contoh berikut ini. 


Excel


Data pada baris kedelapan secara otomatis adalah range data yang akan terbaca sebagai sumber pembuatan grafik. Hasilnya, secara otomatis diagram batang akan melakukan update sesuai penambahan data yang ada.


Excel

 

3. Menggunakan Rumus Excel

Cara lain yang bisa Sahabat DQ gunakan adalah mengaplikasikan rumus. Rumus yang digunakan untuk pembuatan grafik dinamis adalah OFFSET dan COUNTA. Untuk praktik, kita masih menggunakan sumber data yang sama tanpa ada penambahan data terlebih dahulu. 

Pertama klik Formulas dan pilih Name Manager. Seperti gambar berikut.


Excel


Selanjutnya akan muncul kotak dialog, pilih New.

Excel

Kotak dialog New Name akan muncul. Kemudian isi pada kolom Name dengan Salaray_Range dan kolom Refers to dengan rumus berikut.


Excel


Kemudian klik OK. Selanjutnya klik New lagi pada kotak dialog sebelumnya, untuk Career_Range. Langkah yang sama namun untuk rumus range yang berbeda.


Excel

Klik OK. 

Tahapan ini secara otomatis akan membuat range yang diinputkan tadi dapat terupdate jika ada tambahan data. 

 

Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


4. Membuat Grafik Setelah Input Rumus Excel

Kita coba untuk membuat diagram batang yang sama.

Klik Insert kemudian pilih bar chart dan pilih jenis yang kalian inginkan.

Excel

Selanjutnya pada Chart Design pilih Select Data. Akan muncul kotak dialog Select Data Source. 

Excel

Excel

 

Klik Add pada kotak dialog tersebut. Kemudian masukkan rumus berikut pada kolom Series Value, klik OK.

Excel

Selanjutnya, kembali ke kotak dialog, dan klik Edit pada Horizontal (Category) Axis Labels. Masukkan rumus berikut. 

Excel


Secara otomatis, diagram batang yang dibuat akan menyesuaikan dengan range data yang diberikan. Artinya jika Sahabat DQ melakukan penambahan data, diagram batang akan menyesuaikan.

 

Contoh di atas adalah salah satu kelebihan dari Excel. Penasaran seperti apa cara membuat grafik lainnya? DQLab telah menyediakan beragam modul pembelajaran Excel yang bisa Sahabat DQ akses loh. Bahkan terdapat modul gratis supaya Sahabat DQ dapat menikmati kemudahan belajar Excel. Jangan lupa berlangganan Platinum agar pemahaman kalian semakin meningkat. Tidak hanya Excel, kalian bisa belajar tools lainnya seperti R, Python, atau SQL. 

 

Tunggu apa lagi, yuk segera Sign Up dan mulai akses modul pembelajarannya!


Penulis : Dita Feby 

Editor : Annissa Widya 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :