[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 19 Jam 59 Menit 51 Detik 

Tutorial Python: Pengenalan Dasar dan Persiapan Awal Python Untuk Pemula

Belajar Data Science di Rumah 05-Oktober-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/113009367d9cd88026b425147f832710_x_Thumbnail800.png

Pernahkah kamu mendengar tentang Python? Bagi yang tertarik dengan dunia data atau yang suka dengan programming pasti pernah mendengar apa itu Python. Dalam Data Science sendiri, Python menjadi bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk mengolah data. Python adalah bahasa pemrograman yang populer dan bersifat open source. Bahasa pemrograman ini dibuat oleh Guido van Rossum dan dikenalkan sejak tahun 1991. Secara umum Python pengembangan software, website, system scripting, dan matematika. Sebelum memulai untuk belajar Python dasar, ada lebih baiknya untuk kita memahami dulu apa itu Python dan bagaimana cara kerjanya

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa Python merupakan bahasa pemrograman yang populer. Ini karena Python dikenal dengan bahasa pemrograman yang mudah dipelajari, karena struktur sintaksnya rapi dan mudah dipahami. Jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya, bahasa Python cenderung memiliki perintah yang lebih singkat. Python juga bisa dipakai pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux dan Mac OS. Supaya lebih dalam mengenal Python, artikel ini akan menjelaskan apa saja yang perlu diketahui ketika belajar Python bagi pemula. Apa saja sebenarnya yang dapat dilakukan dengan Python? Simak jawabannya di bawah ini ya!


1. Pengertian dan Manfaat Bahasa Pemrograman Python

Python adalah salah satu bahasa pemrograman paling serba guna dan paling banyak digunakan di dunia. Bahasa ini sangatlah populer di kalangan pemula di bidang pemrograman. Python juga memberikan pengguna kemungkinan untuk mencoba bidang coding manapun yang diinginkan. Guido van Rossum adalah sosok di balik bahasa pemrograman Python. Bahasa pemrograman ciptaan Rossum ini sering dipakai dalam pembuatan berbagai jenis program. Diantaranya seperti program GUI (desktop), aplikasi mobile, internet of things (IoT), web, game, dan program untuk hacking.

Jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain, berikut keunggulan dari bahasa pemrograman Python:

  • Python memiliki sintaksis yang sederhana dan lebih mirip dengan Bahasa Inggris.

  • Python dapat berjalan di berbagai macam sistem operasi.

  • Python berjalan di dalam sistem interpreter, artinya bahasa baris kode bahasa pemrograman ini akan segera dieksekusi setelah ditulis.

  • Python dapat diperlakukan dengan cara prosedural, cara berorientasi objek atau cara fungsional.

  • Python memiliki sintaks yang memungkinkan pengembang untuk menulis program dengan ringkas daripada bahasa pemrograman lain.


Baca juga : Yuk Cari Tahu Perbedaan Python R dan SQL


2. Cara Menginstall dan Menggunakan Bahasa Pemrograman Python

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Python dapat digunakan di berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, Mac OS, dan sebagainya. Oleh karena itu, menginstall Python tidak terlalu sulit seperti bahasa pemrograman lainnya yang mana harus menginstall programnya karena sebagian besar sistem operasi sudah memiliki compiler Python di dalamnya. Berikut langkah-langkah menginstall Python di Windows. 

  • Kamu bisa mengeceknya di Search -> Command Prompt kemudian ketikkan perintah berikut:

    $python -versionPython 3.7.1

  • Jika belum terdapat versi terbaru kamu bisa mengunduhnya di laman resmi Python di python.org

  • Setelah selesai mengunduh, jalankan file instalator Python. Pilih “Install for all users” agar dapat dipakai semua user di komputer. 

  • Lalu pilih lokasi Python yang akan diinstall. Klik next dan jangan lupa aktifkan “Add python.exe to path” agar command prompt mengenali perintah Python. 

  • Klik Finish untuk menyelesaikan proses install.


3. Aturan Dasar Bahasa Pemrograman Python

  • Penulisan Statement

    Statement (pernyataan) adalah sebuah instruksi atau kalimat perintah yang akan dieksekusi oleh Python. Contohnya:

    nama = “DQLab”,

    Nama adalah statement penugasan dengan nilai didalamnya “DQLab”. Selain itu ada juga statement pengecekan (IF) dan perulangan (FOR)

  • Penulisan Syntax Dasar

    Saat belajar coding Python, kita juga harus mengetahui bagaimana aturan penggunaan case sensitive atau huruf besar kecil dalam Bahasa Pemrograman Python. Contohnya, penulisan “Nama” dan “nama” memiliki arti yang berbeda. Aturan lainnya adalah penulisan String, yaitu teks atau kumpulan dari karakter. String dalam Bahasa pemrograman biasanya ditulis dengan dibungkus oleh tanda petik tunggal maupun ganda. 

  • Penulisan Komentar

    Sama juga halnya dengan Bahasa pemrograman lainya, komentar pada Python berfungsi untuk memberikan keterangan untuk kode tertentu. Komentar merupakan baris kode yang tidak akan dieksekusi. Fungsi lainnya adalah untuk menonaktifkan baris-baris kode tertentu. Ada beberapa cara menuliskan komentar pada coding Python, dari cara yang paling sering digunakan yaitu menggunakan tanda pagar (#), menggunakan tanda petik (‘ ‘) walaupun cara ini jarang digunakan, dan menggunakan triple tanda petik (“””  “””) yang digunakan untuk membuat komentar multiple line atau membuat dokumentasi.


4. Contoh Program Sederhana Bahasa Pemrograman Python

Sesudah memastikan Python telah terinstall dengan baik di perangkat. Langkah selanjutnya adalah melakukan percobaan beberapa eksekusi program Python. Mari kita coba membuat program sederhana dengan Python. Bagi yang pernah belajar pemrograman pada awalnya akan diajari membuat program menentukan bilangan ganjil genap. Untuk itu kamu bisa menuliskan perintah di Python seperti dibawah ini:

 

number = int(input(“Masukkan bilangan: “))

if number % 2 == 0:

                print(“%i adalah bilangan genap” % number)

else:

                print(“%i adalah bilangan ganjil” % number)

 

Selanjutnya output yang akan muncul adalah tulisan “Masukkan bilangan: “ selanjutnya masukkan angka yang ingin kamu periksa apakah termasuk bilangan genap atau ganjil. Contoh jika memasukkan angka 10 maka outputnya seperti berikut:

 

Masukkan bilangan: 8

8 adalah bilangan genap


Kemudian coba lagi untuk memasukkan angka 7, maka akan menghasilkan output seperti berikut:


Masukkan bilangan: 5

5 adalah bilangan ganjil


Baca juga : Mengenal Perbedaan R Python dan SQL


5. Belajar Python dari Dasar Bareng Mentor Ahli di DQLab, yuk!

Gimana? Mudah bukan? Siapa saja bisa belajar bahasa pemrograman Python baik yang sudah memiliki latar belakang IT ataupun yang belum. Jika kamu tertarik menjadi praktisi di bidang data, bisa memulai dari yang sederhana seperti memahami jenis-jenis data, metode pengolahan data, dan sebagainya. Kemudian coba pahami tools apa yang digunakan untuk Data Science seperti Python. Mulai pelajari library dan fungsi yang tersedia dengan menuliskan kode-kode sederhana seperti yang kita bahas di atas. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi praktisi data dengan bergabung di DQLab.id dan mulai belajar Python bareng sahabat data lainnya! Selamat mencoba!



Penulis: Salsabila Miftah Rezkia

Editor: Annissa Widya Davita

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!