GIMANA MEMULAI KARIER JADI DATA ANALYST?
Simak caranya di webinar GRATIS dan raih DOORPRIZE menarik!
DAFTAR SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 0 Jam 34 Menit 33 Detik 

Ini 4 Alasan NON-IT Harus Belajar Data Science, Berani Coba?

Belajar Data Science di Rumah 09-November-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/38c6a63c2ce8ed1cefd458d0f655d9d6_x_Thumbnail800.jpg

Seiring berjalannya waktu, latar belakang pendidikan rasanya tidak menjadi penentu profesi apa yang akan kamu kerjakan. Sama halnya dalam dunia data science. Banyak orang beranggapan, data science hanyalah tempat bagi mereka yang memiliki background pendidikan IT saja. Padahal, kenyataannya tidak seperti itu, Sahabat Data DQLab! Siapa pun dengan beragam latar pendidikan, memiliki kesempatan yang sama untuk bisa berkarir di industri data.


Terlebih untuk saat ini, jumlah sumber daya manusia yang ada belum mencukupi angka kebutuhan praktisi data di sejumlah perusahaan. Tak heran, jika perusahaan rela membayar praktisi data dengan bayaran yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, ini menjadi kesempatan emas bagi kamu yang ingin berkecimpung di dunia ini. Satu hal yang tak boleh dilewatkan adalah terus belajar dan berlatih mengenai kasus-kasus di industri data, serta mempelajari metode pengolahan data yang tepat.


Agar tidak terkesan tong kosong nyaring bunyinya, gimana kalau kita simak penjelasan dari para member DQLab yang kini sukses berkarir di dunia data science? Yuk, simak selengkapnya!


1. Talent Data Tidak Sebanding dengan Kebutuhan Industri 

Sebagai seorang lulusan statistik, Gifa Delyani mengawali karirnya sebagai praktisi data dengan belajar bersama DQLab di saat akhir tahun perkuliahannya. Gifa yang merupakan performance analyst ini sepakat jika tingginya kebutuhan industri akan pemenuhan praktisi data belum diimbangi dengan sumber daya manusia yang ada saat ini. 


“Oleh karenanya, kita harus curi start untuk belajar data science dari sekarang. Apalagi menjadi seorang praktisi data juga tidak memandang background pendidikan, meskipun kamu NON-IT,” Ujar Gifa Delyani, Performance Analyst Staff LinkNet, Member DQLab


Baca juga : 5 Bulan Lulus Kuliah, Gifa Delyani Berhasil Berkarir di bidang data di Era Pandemi COVID-19 Bermodal Pantang Menyerah!


2. Data Science Elemen Penting dalam Bisnis 

Bagi seorang data analyst Air Asia yang satu ini, data science kini sudah menjadi sebuah elemen penting dalam sebuah bisnis maupun perusahaan. Menurut Taju, dengan hadirnya data, pergerakan bisnis yang dijalankan tentunya dapat lebih optimal dibandingkan hanya dengan ‘meraba-raba’. Artinya, melalui datalah perusahaan bisa mendapatkan informasi secara terukur dan akurat. Informasi hasil olahan data ini nantinya bisa dijadikan pedoman dalam mengambil sebuah keputusan.


“Maka dari itu, mempelajari data science dari sekarang tentunya menjadi penting agar ke depannya kita tidak tertinggal,” pesan Taju Mahadhikara, Data Analyst Air Asia, Member DQLab


3. Ilmu Data Science : Mengungkap Fakta dengan Data 

Berawal dari kemampuannya dalam melakukan visualisasi data, kini Galuh Nurvinda berhasil menempati posisi sebagai Staff Direktorat Pengembangan UMKM & Koperasi di Bappenas. Selaras dengan apa yang dikatakan Taju, menurut Galuh, sebuah tindakan dalam mengambil keputusan akan menjadi lebih baik jika berdasarkan fakta data yang ada, yakni melalui pengamatan data.


“Untuk dapat mengolah data yang ada, tentunya kita membutuhkan sebuah tools. Tools tersebut berupa data science. Sehingga tentunya, mempelajari data science akan sangat berguna di keseharian dan industri nyata,” ungkap Galuh Nurvinda, Staff Direktorat Pengembangan UMKM & Koperasi Bappenas, Member DQLab


Baca juga : Visualisasi Data: Kunci Galuh Berhasil Beralih Karir ke Bidang Data Science


4. Data Science Menghasilkan Insight dan Keputusan Bisnis yang Tepat 

Menghadapi lika-liku kehidupan di masa pandemi, rupanya tak menurunkan semangat Tantut Wahyu dalam menggapai impiannya sebagai praktisi data. Pria lulusan Universitas Negeri Lampung (UNILA) ini kini sukses berkarir di RupaRupa.com sebagai data analyst. Tentunya, ini semua merupakan kerja keras Tantut di bangku perkuliahan dan semangat belajarnya di DQLab. Baginya, DQLab bukan hanya sebagai wadah pembelajaran, melainkan juga tempat mempersiapkan talenta data menghadapi industri nyata.


Menurut Tantut, sering kali kita jumpai orang-orang dengan background yang berbeda. Untuk dapat menyamakan pikiran, sangat penting untuk bisa bergerak berdasarkan fakta yang ada, salah satu alat yang digunakan adalah data.


“Data menjadi penengah yang sangat baik di antara kita, agar kita dapat berjalan dengan tujuan yang sama,” tutur Tantut Wahyu, Data Analyst RupaRupa.com


5. Jangan Minder! Yuk Mulai Belajar Dasar Data Science Bersama DQLab

Belajar data science di era transformasi digital saat ini adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin memiliki karir cemerlang. Data dipercaya sebagai harta kekayaan baru yang nilainya dianggap jauh lebih tinggi dibanding harga minyak. Oleh sebab itu, ini menjadi pacuan bagi kamu untuk terus semangat dalam meraih impian sebagai praktisi data. 


Semua bisa dimulai dari sekarang dengan belajar data science bersama DQLab. Di DQLab kamu akan mempelajari data science secara bertahap dan aplikatif. Para senior pakar data yang merupakan mentor siap membimbingmu dalam memahami materi pembelajaran. Materi yang disampaikan akan dikemas dalam bentuk modul, yang siap kamu akses secara gratis di DQLab. Dengan kecanggihan fitur Live Code Editor, kamu juga bisa memahami materi pembelajaran secara mandiri. Yang tak kalah penting, belajar di DQLab juga memudahkan kamu untuk bisa belajar dimana saja dan kapan pun kamu mau!


Penulis : Sandi Sabar Rahman

Editor : Annissa Widya Davita

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!