[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 15 Jam 42 Menit 16 Detik 

Apa Saja Ya Perbedaan Data Sekunder dan Data Primer?

Belajar Data Science di Rumah 17-November-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/847c4d0c2e959d908f79b88d6e5a9db2_x_Thumbnail800.png

Pelaksanaan penelitian menggunakan beberapa jenis data yaitu data sekunder dan data primer. Pemilihan jenis data ini tergantung dari penelitian seperti apa yang dijalani. Perbedaan data sekunder dan data primer terletak pada cara memperolehnya. Pada data primer diperoleh dengan cara peneliti mengambil data secara langsung tanpa perantara. Sedangkan data sekunder diperoleh dengan cara peneliti mengambil data dari pihak yang sebelumnya telah mengumpulkan data baik melalui perorangan, badan pemerintah, lembaga, atau instansi tertentu.


Data primer dan data sekunder walaupun memiliki beberapa perbedaan akan tetapi fungsi yang sama. Bahkan tidak jarang kedua jenis data ini digunakan secara bersamaan. Data primer digunakan sebagai data utama dan ditambah dengan data pendukung berupa data sekunder. Berdasarkan kedua jenis data tersebut tentunya memiliki beberapa perbedaan serta karakteristik masing-masing. Kira-kira apa saja perbedaan dari kedua jenis data tersebut? Yuk, simak beberapa penjelasan di bawah ini!


1. Definisi Data Sekunder dan Primer

Pengertian atau definisi data primer dan data sekunder memiliki perbedaan dari beberapa ahli. Menurut Sugiyono (2016), data primer merupakan data yang langsung didapatkan dari sumbernya. Sedangkan data sekunder merupakan data dimana sumber tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, akan tetapi melalui perantara lain. Kedua jenis data ini pun sama-sama perlu mendapatkan perlakuan yang benar dalam hal teknik pengumpulan data. Hal ini tujuannya agar data yang digunakan dalam penelitian benar-benar valid.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Perbedaan Data Sekunder dan Primer

Kedua jenis data tersebut memiliki karakteristik yang menjadi pembeda di antara keduanya sehingga dapat saling melengkapi. Beberapa perbedaan data primer dan data sekunder antara lain:

  1. Data primer merupakan informasi pertama yang ditemukan oleh peneliti dikarenakan peneliti baru menggunakan data tersebut untuk penelitiannya. Sedangkan data sekunder merupakan data yang diperoleh dari pengumpul data sebelumnya sehingga ada kemungkinan bahwa data tersebut telah digunakan beberapa kali dalam berbagai penelitian.

  2. Data primer biasanya berupa data mentah yang belum diolah sama sekali. Sedangkan data sekunder biasanya data yang sebelumnya telah diolah dan dapat digunakan sebagai tambahan informasi atau data pendukung.

  3. Data sekunder lebih kurang spesifik dan tidak memiliki kontrol terhadap data dikarenakan kita memperoleh data tersebut dari pihak lain

  4. Pada data sekunder waktu, biaya dan tenaga yang digunakan lebih efisien dibandingkan data primer yang dalam proses pelaksanaannya perlu turun secara langsung sehingga diperkirakan membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih besar.


3. Fungsi Data Sekunder dan Primer

Walaupun terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya, sebenarnya pada umumnya data primer dan data sekunder memiliki fungsi masing-masing yang sama pentingnya dalam penelitian. Data primer memiliki fungsi utama menyelesaikan rumusan masalah riset serta dapat digunakan sebagai sumber evaluasi dan acuan perencanaan. Sedangkan data sekunder memiliki fungsi seperti untuk mengklasifikasikan permasalahan, menciptakan tolok ukur untuk mengevaluasi data primer, serta memenuhi kesenjangan informasi. Dari beberapa fungsi di atas dapat terlihat bukan bahwa kedua jenis data tersebut hakikatnya adalah saling melengkapi dan dapat digunakan bersamaan.


4. Contoh Data Sekunder dan Primer

Setelah mengetahui definisi, karakteristik, perbedaan serta fungsi dari data sekunder dan primer maka agar lebih memahaminya kita perlu mengenali beberapa contoh data tersebut. Contoh data primer adalah jika kita akan melakukan riset bisnis maka kita memerlukan data primer berupa feedback dari pelanggan. Adapun data sekunder yang bisa digunakan adalah berupa respon pelanggan yang diliput di media atau berdasarkan survei tertentu.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Yuk, Belajar Analisis Data Sekunder di DQLab!

Keberadaan ata yang sangat melimpah di masa kini perlu melalui proses analisis agar menghasilkan kesimpulan dari kumpulan data tersebut. Menganalisis data pun memerlukan beberapa keterampilan seperti ilmu statistika dan matematika, bahasa pemrograman, ilmu bisnis, pengetahuan machine learning, preprocessing data, dll. Nah, semua itu bisa kita peroleh dengan belajar di DQLab . Caranya sangat mudah, langsung aja coba DQLab.id/signup dan tentunya ada modul gratis loh di DQLab serta dilengkapi dengan bahasa pemrograman penunjang lainnya seperti Python, R, dan SQL.


Penulis : Latifah Uswatun Khasanah

Editor : Annissa Widya Davita




Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!