PROMO 7.7! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 177K!

0 Hari 3 Jam 29 Menit 52 Detik

Cara Menyusun Portfolio Keren untuk Data Engineermu!

Belajar Data Science di Rumah 13-Juni-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/2-longtail-kamis-04-2024-05-19-091010_x_Thumbnail800.jpg

Hai, sobat data enthusiast! Sudah tahu belum, bahwa salah satu kunci utama dalam membangun karir sebagai seorang Data Engineer adalah dengan memiliki portfolio yang keren? Ya, kamu baca itu benar! Portfolio tidak hanya menunjukkan kemampuanmu dalam mengolah data, tetapi juga memberikan gambaran kepada calon perekrut Data Engineer tentang proyek-proyek menarik yang telah kamu kerjakan.

Namun, pertanyaannya sekarang adalah: bagaimana cara memilih proyek terbaik untuk dimasukkan ke dalam portfolio Data Engineer? Nah, tenang saja, karena kita akan membahasnya bersama dalam artikel ini!


1. Telusuri Tren Industri

Langkah pertama dalam memilih proyek untuk portfolio data engineermu adalah dengan mengidentifikasi tren terkini dalam industri. Perhatikan apa yang sedang populer dan dibutuhkan di pasar kerja saat ini. Misalnya, jika machine learning sedang menjadi tren, kamu mungkin ingin memilih proyek yang menunjukkan kemampuanmu dalam membangun pipeline data untuk model machine learning.


Baca juga : Mengenal Data Engineer dan Prospek Karirnya


2. Fokus pada Keterampilan yang Kamu Kuasai

Setiap data engineer memiliki keterampilan yang berbeda-beda. Misalnya, ada yang lebih ahli dalam pengolahan big data menggunakan teknologi seperti Hadoop, sementara yang lain lebih unggul dalam mengelola basis data menggunakan SQL. Pilihlah proyek-proyek yang sesuai dengan keahlian dan minatmu, sehingga kamu dapat menampilkan kemampuan terbaikmu dalam portfolio.


3. Prioritaskan Proyek yang Berdampak

Saat memilih proyek untuk portfolio, penting untuk mempertimbangkan dampaknya. Pilihlah proyek-proyek yang memiliki potensi untuk memberikan manfaat nyata bagi perusahaan atau masyarakat. Misalnya, proyek yang berhasil meningkatkan efisiensi operasional perusahaan atau proyek yang membantu dalam mengatasi masalah sosial.


4. Variasi dan Keragaman

Sebagai seorang data engineer, penting untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki kemampuan yang luas dan dapat bekerja dengan berbagai jenis data dan teknologi. Pilihlah proyek-proyek yang beragam dalam hal sumber data, teknologi yang digunakan, dan tantangan yang dihadapi. Ini akan menunjukkan fleksibilitas dan keterampilanmu dalam menangani berbagai macam masalah.


5. Sertakan Proyek Passion Project

Terakhir, jangan lupakan proyek passion projectmu! Proyek ini mungkin tidak terkait langsung dengan industri atau teknologi tertentu, tetapi mencerminkan minat dan keahlian pribadimu. Menyertakan proyek passion project dalam portfolio dapat memberikan nuansa yang unik dan personalitas kepada portofoliomu.

Baca juga : Data Enginer VS Data Scientist


Eksplorasi dan bangun portofolio kerenmu sekarang juga! Ditambah mengikuti roadmap dan terus melatih keterampilan, kita akan menjadi seorang data engineer yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja yang semakin ketat dalam bidang data engineering. Ingatlah untuk tetap terbuka terhadap pembelajaran baru dan selalu mencari kesempatan untuk meningkatkan diri.

Yuk perdalam pemahaman skill data engineer kamu bersama DQLab! DQLab adalah platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur ChatGPT yang memudahkan beginner untuk mengakses informasi mengenai data science secara lebih mendalam.

DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Jadi sangat cocok untuk kamu yang belum mengenal data science sama sekali, atau ikuti Bootcamp Machine Learning and AI for Beginner.


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login