FLASH PROMO!! BELAJAR DATA SCIENCE ONLINE 6 BULAN 399K
Diskon 89%, Akses 74 Modul Data Science Premium, Metode Praktek Sandbox, Bersertifikat!
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 7 Jam 10 Menit 51 Detik 

Catat! Ini Perbedaan Data Sekunder dan Data Primer

Belajar Data Science di Rumah 26-April-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/cd0311ad043e15ba3088c941b52a8398_x_Thumbnail800.jpg

Semester depan kamu sudah mulai menyusun skripsi? Sekarang kamu lagi memilih topik apa yang tepat untuk penelitian kamu nantinya? Atau kamu sekarang sudah mulai untuk mencari data-data yang kamu perlukan nantinya? Jika, iya kamu udah tahu belum perbedaan data sekunder dan data primer? Data primer dan sekunder penting penting sekali untuk kelangsungan skripsi dan penelitian kamu, lho. Sebelum membahas lebih lanjut dibagi ke dalam beberapa jenis, berdasarkan cara memperolehnya data dibagi atas dua jenis yaitu data primer dan sekunder. 


Lantas, apa perbedaan data sekunder dan data primer? singkatnya data primer bersumber dari penelitian yang dilakukan secara langsung melalui proses pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan survei. Sedangkan data sekunder merupakan data yang bersumber dari data yang telah ada sebelumnya. Meskipun begitu, data sekunder juga sangatlah penting dalam penelitian yang sedang dilakukan. Selengkapnya tentang perbedaan data sekunder dan data primer, mari kita simak artikel dibawah ini sampai selesai!


1. Definisi Data Sekunder vs Data Primer

data sekunder

Perbedaan pertama yang bisa terlihat adalah dari sisi definisi masing-masing jenis data tersebut. Dimana data primer merupakan jenis sumber data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber data serta melibatkan pengumpulan faktual,dari tangan pertama pada saat itu dalam suatu proyek penelitian. Sebagian besar data primer dikumpulkan khusus untuk proyek penelitian dan dapat dibagikan secara publik untuk digunakan dalam penelitian lain. 


Berbeda dengan data primer, data sekunder merupakan informasi publik yang telah dikumpulkan oleh orang lain. Ini biasanya gratis dan lebih murah serta mudah untuk diperoleh. Biasanya telah data sekunder disediakan oleh pihak ketiga tanpa harus melakukan wawancara ataupun survei lapangan seperti yang dilakukan pada data primer, dan biasanya data sekunder telah dikumpulkan di masa lalu sehingga kurang up to date. Era digitalisasi membuat sumber data sekunder semakin mudah diakses dari mana saja selama terkoneksi dengan internet.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Metode Pengumpulan Data Sekunder vs Data Primer

data sekunder

Perbedaan lainnya terlihat dari metode pengumpulan data yang digunakan antara data primer dan data sekunder. Untuk data primer, metode pengumpulan datanya dikumpulkan melalui fisik, observasi, survei, kuesioner, kelompok fokus, wawancara telepon, foto, artefak, studi kasus, video, entri diary, hingga wawancara mendalam. Sedangkan data sekunder, memiliki metode pengumpulan data berdasarkan data yang telah di publikasi pemerintah, lembaga maupun organisasi.


3. Kelebihan Data Sekunder vs Data Primer

data sekunder

Adapun kelebihan data sekunder antara lain adalah kemudahan untuk mengaksesnya, jauh lebih murah, hemat waktu, studi longitudinal dan komparatif studi, dan menghasilkan wawasan baru. Sedangkan kelebihan data primer adalah data primer lebih spesifik, akurat, merasa lebih memiliki data tersebut karena data primer biasanya dikumpulkan oleh si peneliti itu sendiri, informasinya lebih up-to-date, dan lebih terkontrol sesuai kebutuhan penelitian.


4. Kekurangan Data Sekunder vs Data Primer

data sekunder

Dibalik kelebihannya, data sekunder juga memiliki kekurangan yaitu, kualitas data, irrelevant data sehingga membuat peneliti harus berurusan dengan data yang tidak relevan sebelum akhirnya menemukan data yang dibutuhkan, data yang berlebihan, informasi yang ada cenderung usang selain itu beberapa data sekunder dibesar-besarkan karena bias pribadi dari sumber data. Adapun kekurangan data primer adalah jauh lebih mahal, memakan banyak waktu, dan kelayakan.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Tetap Produktif dengan Membangun Portofolio Data Bersama DQLab!

Kamu pemula yang tidak memiliki background STEM? Jangan khawatir, karena gelar bukan halangan untuk menguasai ilmu data analyst agar bisa berkarir di industri 4.0. Mulai bangun portfolio datamu yang outstanding dengan Data Analyst Career Track bersama DQLab


Banyak contoh data sekunder dan dataset yang bisa kamu gunakan untuk membangun portofolio kamu, lho. Nikmati juga modul-modul dari dasar hingga tingkat mahir. Caranya dengan Sign Up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab:

  • Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  • Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  • Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita


Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :