LAST DAY PROMO 7.7! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 177K!
0 Hari 0 Jam 47 Menit 34 Detik

ChatGPT: Kawan Seru atau Tantangan yang Bikin Pusing?

Belajar Data Science di Rumah 11-Maret-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-selasa-09-2024-03-16-112108_x_Thumbnail800.jpg

Halo, teman-teman! Sudah tau belum tentang ChatGPT? Nah, ChatGPT itu seperti teman ngobrol pintar yang bisa kamu ajak ngobrol tentang apa aja! Tapi, siapa sangka, meskipun punya kecerdasan buatan yang canggih, ternyata ChatGPT juga punya tantangan-tantangan sendiri dalam penggunaannya. Yuk, kita bahas bersama-sama!


Jadi, kamu pasti udah pada tau kan, Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan itu lagi nge-trend banget akhir-akhir ini. Salah satunya adalah ChatGPT. ChatGPT itu kayak asisten pribadi yang bisa kamu ajak ngobrol seperti teman. Tapi, meskipun terlihat sederhana, penggunaan ChatGPT juga punya tantangan tersendiri. Apa aja sih tantangannya? Yuk, kita bahas lebih lanjut!


1. Keakuratan yang Belum Sempurna

Artificial Intelligence

Salah satu tantangan dalam penggunaan ChatGPT adalah keakuratan jawaban yang belum selalu sempurna. Meskipun ChatGPT menggunakan teknologi AI canggih, terkadang jawaban yang diberikan belum sepenuhnya sesuai dengan yang diharapkan. Ini bisa membuat pengguna merasa frustrasi karena harus menyaring jawaban yang relevan dari sekian banyaknya.


Baca juga : Bootcamp Machine Learning and AI for Beginner


2. Pemahaman Konteks yang Terbatas

ChatGPT mungkin cerdas, tapi kadang-kadang dia masih kesulitan dalam memahami konteks percakapan. Misalnya, jika kamu ngobrol tentang topik tertentu dan tiba-tiba ganti topik, ChatGPT bisa saja bingung dan memberikan jawaban yang tidak relevan. Hal ini bisa mengganggu alur percakapan dan membuat pengguna merasa tidak nyaman.


3. Kompleksitas Interaksi Manusia-Mesin

Artificial Intelligence

Interaksi manusia-mesin seringkali tidak sesederhana yang dibayangkan. Pengguna bisa memiliki berbagai preferensi, gaya berbicara, dan tingkat pemahaman yang berbeda-beda. ChatGPT harus mampu mengatasi kompleksitas ini agar dapat memberikan pengalaman ngobrol yang menyenangkan dan bermanfaat bagi pengguna.


4. Keterbatasan Pengetahuan

Meskipun ChatGPT memiliki akses ke berbagai sumber pengetahuan, namun tidak mungkin untuk mengetahui segala hal. Hal ini bisa menjadi tantangan jika pengguna mengajukan pertanyaan yang di luar jangkauan pengetahuan ChatGPT. Dalam situasi seperti ini, ChatGPT mungkin tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan atau bahkan tidak bisa memberikan jawaban sama sekali.


5. Keselarasan Etika dan Moralitas

Artificial Intelligence

Sebagai teknologi AI, ChatGPT juga perlu memperhatikan aspek etika dan moralitas dalam penggunaannya. Tantangan ini melibatkan pertimbangan tentang bagaimana ChatGPT memberikan respons terhadap pertanyaan atau pernyataan yang melibatkan isu-isu sensitif atau kontroversial. Hal ini penting untuk mencegah ChatGPT memberikan jawaban yang tidak pantas atau merugikan.


Baca juga : Konsep Artificial Intelligence & Machine Learning


Nah, teman-teman, meskipun punya tantangan-tantangan sendiri, penggunaan ChatGPT ini tetap seru lho! Dengan menerapkan tips-tips di atas, kita dapat mengoptimalkan pengalaman saat berinteraksi dengan Chat GPT. Ingatlah bahwa semakin jelas dan spesifik kita dalam mengkomunikasikan kebutuhan, semakin baik Chat GPT dapat merespons dengan informasi yang sesuai dan berguna. 


Chat GPT tidak hanya digunakan oleh perorangan. Namun juga bisa digunakan oleh berbagai kalangan baik untuk bisnis hingga di bidang pendidikan. Salah satu line yang menggunakan Chat GPT adalah platform pembelajaran online.


DQLab adalah platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur Chat GPT yang memudahkan beginner untuk mengakses informasi mengenai data science secara lebih mendalam. DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. Jadi sangat cocok untuk kamu yang belum mengenal data science sama sekali.


Atau ikuti Bootcamp Machine Learning and AI for Beginner untuk lebih mahir Machine Learning bersama DQLab!


Penulis : Salsabila Miftah Rezkia


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login