DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 0 Days 21 Jam : 2 Menit : 36 Detik

Data Engineer VS Data Scientist : Yuk, Mulai Pahami Kompetensi untuk Kebutuhan Dua Role Ini Bersama DQLab Sekarang!

Belajar Data Science di Rumah 05-Oktober-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/28e99da3745def538e0b17e4d1cb4857_x_Thumbnail800.jpg

Tahukah kamu, bahwa saat ini peran seorang praktisi data baik data engineer atau data scientist adalah salah satu profesi yang “seksi” dalam dunia industri bisnis? Mengapa demikian? Jawabanya tentu saja benar pernyataan tersebut. Hal ini disebabkan karena seorang praktisi data mampu memberikan insight terkait bisnis yang sedang kamu jalani. Insight tersebut dapat berupa insight yang buruk atau baik. Coba kamu bayangkan bagaimana jika kamu hanya menjalankan bisnis tanpa ada evaluasi terhadap kinerja mu, atau kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan untuk melakukan upgrade terhadap bisnismu. Tentu hal tersebut merupakan tindakan yang kurang tepat bukan untuk melakukan ekspansi bisnismu ?

Peran seorang praktisi data sangat menentukan karena tim praktisi data mampu memberikan sebuah kesimpulan berdasarkan data yang kamu miliki atau riwayat data yang kamu miliki. Misalnya, kamu ingin melihat trend selama 10 tahun kedepan terhadap bisnismu, maka kamu dapat melakukan forecasting terhadap riwayat data yang telah kamu miliki. Dengan demikian kamu mendapatkan peramalan terkait bisnis yang sedang kamu jalani. Menarik? Namun, terdapat beberapa role yang dalam dunia praktisi data. Secara umum yaitu Data Scientist, Data Engineer, dan Data Analyst. Sudah paham perbedaannya? Jika belum DQLab akan membahas role tersebut secara jelas. Yukk perhatikan terlebih dahulu mind mapping berikut ini. 

1. Data Scientist : Role Utama dalam Praktisi Data

Jika diibaratkan sebagai sebuah startup data scientist masuk ke dalam kasta unicorn dalam tingkatan startup. Mengapa demikian? hal ini disebabkan karena profesi sebagai seorang data scientist memiliki value yang sangat tinggi dengan jumlah yang masih sangat terbatas. Seorang data scientist sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan dengan scalability yang sangat besar. Data Scientist akan mengerjakan data dengan cakupan yang sangat banyak dan kompleks. Tentu saja dengan mengolah data berkompleksitas sangat tinggi  tipe pengolahan data yang dilakukan juga akan memakan waktu dan curiosity yang sangat tinggi pula sehingga menyebabkan teknik pengolahan datanya kompleks. 

Baca Juga : Belajar Data Science GRATIS dengan Akses Module DQLab “Introduction to Data Science with Python”

2. Data Engineer : Seorang Arsitek Data dengan Penerapan Proses ETL

Data Engineer berperan untuk mempersiapkan arsitektur data, membangun data warehouse, dan melakukan proses persiapan data yang dikenal dengan konsep  “Extract Transform Load”  (ETL) untuk dapat digunakan dan diolah oleh Data Scientist dan Data Analyst. Namun, seorang data engineer haru memiliki beberapa kompetensi seperti mampu mengembangkan dan melakukan pengujian optimasi data, mengembangkan pipeline dengan banyak format serta dapat melakukan data acquisition. 

3. Data Analyst : Representasikan Insight dari Setiap Dataset 

Role yang tak kalah seksi dalam profesi praktisi data adalah seorang Data Analyst. Representasi setiap insight yang dimunculkan merupakan tugas pokok seorang data analyst. Namun, selain berperan sebagai profesi yang mampu menghasilkan analisis data hingga merepresentasikan setiap insight yang didapat, peran ini juga sangat membantu dalam proses pengambilan keputusan tingkat manajerial pada suatu perusahaan. Biasanya seorang data analyst melakukan tipe pemodelan data mulai dari exploratory sampai predictive modelling yang menggunakan banyak sekali algoritma machine learning. Dengan demikian seorang data analyst akan menemukan pola pada dataset yang diolah.

Nah, bagi kamu yang ingin sekali memiliki karir sebagai seorang praktisi data, ada baiknya jika kamu memahami bagaimana kompetensi yang dibutuhkan di lapangan. Hal ini akan mempermudah kamu untuk dalam mempersiapkan segalanya. Jika kamu berasal dari non-IT jangan khawatir, beberapa dari kompetensi tersebut dapat kamu pelajari bersama DQLab. Sehingga kamu benar benar siap untuk berkarir dalam bidang praktisi data dengan segala kebutuhan lapangan yang harus kamu penuhi. Tertarik? Yuk mulai belajar. 

Baca Juga : Ingin Berkarir sebagai Data Scientist? Akses FREE Module ‘Introduction to Data Science’ di DQLab!

4. Yuk, Awali Karirmu Sebagai Praktisi Data dengan Akses Modul Pembelajaran di DQLab Sekarang!!

Terapkan ilmunya sekarang dengan bergabung bersama platform belajar online DQLab! Selain bisa meningkatkan ilmu data yang dimiliki, kamu juga bisa membangun portofolio datamu di DQLab guna mempersiapkan dirimu berkarir di industri data. 


Sign Up untuk nikmati module GRATIS “Introduction to Data Science” dengan pengalaman belajar yang seru menyenangkan serta aplikatif pada industri nyata! Untuk kamu yang ingin mulai belajar Data Science atau siap berkarir jadi Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer, persiapkan diri kamu dengan tepat sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Yuk #MulaiBelajarData di DQLab.

Dengan belajar di DQLab, kamu bisa:

  • Menerapkan teknik mengolah data kotor, hasilkan visualisasi data dan model prediksi dengan studi kasus Retail dan Finansial

  • Dapatkan sesi konsultasi langsung dengan praktisi data lewat data mentoring

  • Bangun portofolio data langsung dari praktisi data Industri

  • Akses Forum DQLab untuk berdiskusi.

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab


Penulis : Tantut Wahyu 

Editor : Annissa Widya Davita

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!