PROMO 7.7! DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 12 Bulan hanya 177K!

0 Hari 4 Jam 51 Menit 29 Detik

Grafik Excel : Perbedaan Pie Chart & Doughnut Chart

Belajar Data Science di Rumah 07-Juli-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/img_3121-2023-07-07-203123_x_Thumbnail800.jpeg

Excel adalah tools yang sangat powerful dan bisa menyelesaikan banyak pekerjaan, salah satunya adalah tugas yang berkaitan dengan visualisasi data. Visualisasi data sendiri merupakan proses mengubah data non visual menjadi bentuk visual, sehingga orang yang melihatnya lebih mudah untuk mendapat informasi yang tersembunyi dari data. Visualisasi data menjadi bagian penting dalam proses pengolahan data.


Dalam Excel, ada banyak sekali jenis chart yang tersedia. Setiap jenis chart akan memiliki kegunaannya masing-masing. Karena berbeda tujuan serta perbedaan jenis data akan membuat kita membutuhkan chart yang berbeda pula. Pie chart dan doughnut chart merupakan salah satu jenis chart yang cukup sering digunakan. Kedua chart ini sama-sama berfungsi untuk melihat proporsi dari masing-masing kategori data dibandingkan keseluruhan data. Namun apakah kedua jenis chart ini memiliki perbedaan? Nah, kita akan membahas hal tersebut dalam artikel berikut ini. Check this out!


1.Cara Mengakses Pie Chart & Doughnut Chart di Excel

Excel

Untuk mengakses pie chart maupun doughnut chart di Excel sangatlah mudah. Langkah yang paling awal adalah kita harus menyiapkan data yang akan dibuat visualisasinya. Jenis data yang bisa digunakan untuk membuat visualisasi jenis pie chart dan doughnut chart adalah data kategori yang setiap kategorinya memuat nilai tertentu. Selanjutnya, kita bisa langsung ke ribbon “Insert” di Excel, lalu ke group Charts. Lalu klik di bagian “Insert Pie or Doughnut Chart”.


Baca juga : Bootcamp Data Analyst with Excel


2. Bentuk dan Tampilan

Excel

Perbedaan pie chart dan doughnut chart yang pertama bisa dilihat dari segi bentuk dan penampilan. Pie chart akan menampilkan data dalam bentuk lingkaran penuh yang teriris-iris menjadi beberapa bagian. Setiap bagian lingkaran mewakili persentase atau proporsi dari keseluruhan. Sementara doughnut chart juga menampilkan data dalam bentuk lingkaran yang teriris-iris, namun memiliki bagian tengah yang kosong. Ini memberikan tampilan seperti donat, dengan bagian luar lingkaran mewakili persentase atau proporsi data, sementara bagian dalam kosong.


3. Penggunaan Proporsi

Excel

Perbedaan selanjutnya bisa dilihat dari penggunaan proporsi. Pie chart menjadi bentuk visualisasi yang sangat cocok digunakan untuk menunjukkan proporsi atau persentase dari setiap kategori dalam keseluruhan. Jumlah sudut yang diberikan oleh masing-masing bagian lingkaran mencerminkan persentase data yang sesuai. Doughnut chart juga cocok untuk menunjukkan proporsi atau persentase, namun chart ini lebih sering digunakan untuk membandingkan proporsi antara beberapa grup atau subkategori.


4. Estetika dan Desain

Excel

Perbedaan lainnya bisa dilihat dari segi estetika dan desain. Pie chart memiliki desain yang sederhana dan klasik, dan sering digunakan dalam banyak kasus untuk menyajikan data dengan cara yang jelas dan mudah dimengerti. Sementara doughnut chart memberikan tampilan yang lebih menarik dan estetis dengan bagian tengah kosong. Ini memberikan variasi desain yang lebih unik dan dapat menarik perhatian pembaca.


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


Tertarik untuk belajar Excel lebih lanjut? Kamu bisa mengakses modul Excel di DQLab dengan cara membeli modul Platinum Excel. Selain program tersebut, DQLab juga kerap kali mengadakan Bootcamp Excel yang sangat cocok bagi pemula.


DQLab merupakan platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan bahasa pemrograman populer, serta platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur Chat GPT.  Selain itu DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. 


Yuk sign up di DQLab untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menarik. Daftar sekarang dan kejar impianmu untuk menjadi Data Analyst!


Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login