[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 2 Jam 17 Menit 29 Detik 

Kenali 4 Perbedaan Data Sekunder dan Data Primer Saat Melakukan Penelitian

Belajar Data Science di Rumah 08-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/a054e84e704db8900c69b6dce35d85e6_x_Thumbnail800.jpg

Sebuah data pada dasarnya menjadi salah satu komponen penting dalam melakukan penelitian. Baik itu penelitian kualitatif maupun kuantitatif yang berhubungan dengan statistika. Hal ini sangatlah wajar, melihat data yang akan digunakan dalam penelitian pastinya perlu dikumpulkan terlebih dahulu dengan cara-cara tertentu berdasarkan jenis penelitiannya. Berdasarkan cara pengambilannya, data terbagi menjadi dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder.

Data primer maupun sekunder ini mempunyai karakteristik tersendiri yang menunjukkan kelemahan dan kelebihan masing-masing. Meskipun begitu, kedua jenis data ini dapat saling melengkapi sehingga bisa memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatannya. Pada artikel kali ini, DQLab akan membahas perbedaan utama yang membedakan kedua jenis data ini. Simak hingga akhir ya!


1. Perbedaan Menurut Pengertian

Data Primer

Dilihat dari definisinya, data primer adalah data basis atau utama yang digunakan dalam penelitian. Data primer adalah jenis data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber utamanya seperti melalui wawancara, survei, eksperimen, dan sebagainya. Data primer biasanya selalu bersifat spesifik karena disesuaikan oleh kebutuhan peneliti.

Data Sekunder

Sedangkan data sekunder merupakan berbagai informasi yang telah ada sebelumnya dan dengan sengaja dikumpulkan oleh peneliti yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan data penelitian. Biasanya data-data ini berupa diagram, grafik, atau tabel sebuah informasi penting seperti sensus penduduk. Data sekunder bisa dikumpulkan melalui berbagai sumber seperti buku, situs, atau dokumen pemerintah. 


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Sifat, Proses dan Sumber Data

Perbedaan data primer dan sekunder berikutnya dapat dilihat dari sifat, proses, dan sumber data. Pada data primer biasanya mengacu pada data real-time atau data yang terus berkembang setiap waktu. Sedangkan data sekunder biasanya merupakan data yang berhubungan dengan masa lalu atau lebih bersifat tetap.

Dalam proses pengumpulannya, data primer didapatkan dengan melibatkan partisipasi aktif dari peneliti. Biasanya, data primer dikumpulkan melalui kegiatan survei, observasi, eksperimen, kuesioner, wawancara pribadi dan media lain yang digunakan untuk memperoleh data lapangan.

Sementara itu, proses pengumpulan data sekunder lebih cenderung mudah dan cepat dilakukan. Peneliti bisa mendapatkan berbagai data sekunder dengan memanfaatkan sumber publikasi pemerintah, situs, buku, artikel jurnal, catatan internal organisasi dan lain sebagainya.


3. Keakuratan Data

Di samping itu, dalam hal kemampuan akurasi, data primer dikatakan lebih akurat karena dikumpulkan dari data mentah yang ditemukan di lapangan. Data primer tersedia dalam bentuk mentah yang belum diolah dan disempurnakan.

Sedangkan data sekunder, sedikit kurang akurat karena telah mengalami berbagai tahap pengolahan atau analisis. Bentuk data sekunder umumnya telah disusun dan diolah sedemikian rupa menggunakan metode statistik. 

Dengan begitu, data primer dapat dikatakan sebagai data pokok yang diandalkan, namun keberadaan data sekunder dapat melengkapi dan memberikan sudut pandang lain dapat mengamati objek penelitian. Sehingga keduanya memiliki kekuatan masing-masing yang dapat memudahkan peneliti dalam mengolah hasil temuan yang ada.



4. Teknik dan Waktu Pengumpulan Data

Pada dasarnya, teknik pengumpulan data primer dan sekunder kurang lebih sama. Peneliti perlu mendatangi sebuah sumber data untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dalam riset mereka. Namun kedua data ini memiliki perbedaan dari segi teknik dan waktu pengumpulan datanya.

Data Primer

Sumber data primer adalah responden atau objek penelitiannya langsung. Sehingga peneliti bisa terjun mengamati dan menulis jawaban langsung dari objek penelitian. Teknik pengumpulan data ini bisa kamu dapatkan dengan beberapa cara seperti melalui kuesioner, wawancara langsung, atau survei. Waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data primer pun lebih lama dibandingkan data sekunder. Seperti contoh, peneliti perlu mengamati subjek penelitian selama beberapa waktu sambil mencatat data penting ketika mengamati perilaku sekelompok orang atau spesies tertentu.

Data Sekunder

Berbeda sedikit dari pengertian data primer, data sekunder adalah data yang diambil dari sumber lain oleh peneliti. Biasanya data-data ini berupa diagram, grafik, atau tabel sebuah informasi penting seperti sensus penduduk. Teknik pengumpulan data sekunder dilakukan melalui berbagai sumber seperti buku, situs, atau dokumen pemerintah. Dalam mendapatkannya, data sekunder membutuhkan waktu yang lebih singkat jika dibandingkan dengan data primer. 


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Sudahkah Kamu Dapat Membedakan Data Primer dan Data Sekunder?

Nah, itulah beberapa poin utama yang membedakan antara data sekunder dan data primer saat melakukan penelitian. Diharapkan setelah ini, kamu dapat membedakan kedua jenis data ini ketika hendak melakukan penelitian. Pada dasarnya, data primer maupun sekunder ini mempunyai karakteristik tersendiri yang menunjukkan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meskipun begitu, kedua jenis data ini dapat saling melengkapi sehingga bisa memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatannya.

Setelah memahami perbedaan data primer dan sekunder, langkah selanjutnya adalah mencoba mengolah data dari dua jenis data ini. Kamu bisa mencobanya dengan bergabung di DQLab. Caranya mudah, kamu hanya perlu SIGN UP di DQLab.id dan kamu sudah bisa mencoba berbagai jenis dataset secara GRATIS dan mengakses module-module di DQLab



Penulis : Salsabila Miftah Rezkia

Editor : Annissa Widya Davita

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!