PROMO 12.12 YES! BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 122K!
Diskon Spesial 97% Belajar Data Science Bersertifikat!
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 12 Jam 32 Menit 42 Detik 

Kenali Perbedaan Hasil Data Sekunder dan Primer dalam Bisnis

Belajar Data Science di Rumah 27-Januari-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/0373a304f3f515e47473495ff57805d1_x_Thumbnail800.jpg

Salah satu hasil dari setiap pengolahan data baik data sekunder atau primer adalah pengukuran tingkat kinerja atau biasa dikenal dengan KPI. Ada banyak KPI bisnis yang dapat membantu sahabat data mengukur kinerja dan operasi bisnis sahabat data dengan mudah. Melacak metrik bisnis ini sangat penting untuk pertumbuhan bisnis. sahabat data dapat mempelajari tentang pelanggan sahabat data, berimprovisasi, dan menawarkan mereka nilai yang lebih besar dari sebelumnya untuk meningkatkan konversi. Ingat, data yang tepat membantu sahabat data membuat keputusan yang tepat pada waktu yang tepat sehingga bisnis online sahabat data dapat berkembang ke arah yang benar! 


KPI dalam ilmu bisnis adalah indikator kinerja utama yang dapat digunakan untuk menentukan keberhasilan bisnis sahabat data. Mereka dapat digunakan untuk memantau pertumbuhan bisnis online sahabat data, penjualan, dan target dukungan pelanggan sahabat data. sahabat data dapat menetapkan KPI berdasarkan tujuan bisnis sahabat data. Ada berbagai contoh KPI bisnis yang diukur pengusaha untuk meningkatkan skala bisnis mereka. Namun, sahabat data harus memastikan bahwa indikator kinerja utama bisnis ini tidak hanya kualitatif dan kuantitatif, tetapi juga harus dapat memperkirakan kinerja atau memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peristiwa masa lalu.


Metrik dan KPI bisnis sangat penting bagi bisnis untuk membantu mereka menentukan kinerjanya, dan untuk melacak apakah operasi sehari-hari mendukung tujuan menyeluruh perusahaan. Metrik bisnis ini digunakan oleh bisnis untuk menganalisis data dan mendapatkan lebih banyak wawasan tentang fungsi perusahaan. KPI membantu bisnis menganalisis dan memahami apa yang mereka lakukan salah, dan kemudian mengubah strategi mereka sesuai untuk mendapatkan hal-hal di jalurnya. Lebih penting lagi, data yang dianalisis dengan menyiapkan KPI bisnis dapat digunakan untuk mendidik tim penjualan dan operasi sahabat data serta meningkatkan kinerja di seluruh perusahaan.


Nah untuk mengenali bagaimana prospek bisnis melalui data sekunder dan primer, yuk perhatikan indikator kinerja berikut ini!


1. Metrik untuk Mengukur Penjualan

KPI bisnis yang paling umum diukur untuk penjualan adalah:

  • Nilai Pesanan Rata-rata (AOV)

    Juga dikenal sebagai Average Market Basket, AOV memberi tahu sahabat data berapa banyak yang biasanya dibelanjakan pelanggan sahabat data untuk satu pesanan. AOV akan memberi sahabat data gambaran yang lebih baik tentang berapa banyak pendapatan yang dihasilkan setiap pelanggan.


  • Tingkat konversi (Conversion)

    Conversion adalah persentase yang mengidentifikasi pada tingkat berapa orang membeli produk sahabat data. Jika tingkat konversi sahabat data rendah, sahabat data perlu mengoptimalkan situs web sahabat data.


  • Customer Lifetime Value

    Ini memberitahu sahabat data nilai setiap pelanggan untuk bisnis sahabat data. Perkuat hubungan dengan berfokus pada loyalitas pelanggan untuk meningkatkan angka ini. Ini akan membantu sahabat data memahami biaya per akuisisi sahabat data.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Metrik Ukur Marketing Team

KPI bisnis yang paling umum diukur untuk pemasaran adalah:

  • Traffic di Situs Web

    Lalu lintas situs web sahabat data mengacu pada jumlah total orang yang mengunjungi situs web bisnis sahabat data.


  • Page per Session

    Ini mengacu pada jumlah rata-rata halaman situs web yang dilihat pengunjung selama setiap kunjungan. Jika pengunjung sahabat data membutuhkan terlalu banyak klik untuk menemukan produk yang tepat, maka sahabat data harus mengubah desain sahabat data. Tampilan halaman yang lebih tinggi per sesi tidak baik untuk toko sahabat data.


  • Tingkat Konversi Email

    Ini mengacu pada penerima email yang menyelesaikan pembelian dengan mengklik tautan yang disediakan di kampanye email sahabat data. Tingkat konversi email sahabat data menunjukkan efektivitas kampanye pemasaran sahabat data dalam hal profitabilitas (yang tidak selalu menjadi tujuan untuk membangun daftar email).


3. Metriks dalam Pengukuran Layanan terhadap Pelanggan

KPI bisnis yang paling umum diukur untuk layanan pelanggan adalah:

  • Skor kepuasan pelanggan (CSAT)

    Sahabat DQ dapat mengukur KPI bisnis yang signifikan ini dengan tanggapan pelanggan terhadap survei sahabat data. Misalnya: œSeberapa puaskah sahabat data dengan pengalaman sahabat data? Jawabannya berasal dari skala numerik dari 1 hingga 5/10.


  • Skor Promotor Bersih (NPS)

    KPI ini memberikan wawasan tentang hubungan pelanggan sahabat data dengan memberi tahu sahabat data seberapa besar kemungkinan pelanggan merekomendasikan merek sahabat data kepada seseorang di lingkaran mereka. Tergantung pada skor yang diberikan untuk pertanyaan Net Promoter, sahabat data dapat membedakan tiga kategori orang:

  • Promotor = responden memberikan skor 9 atau 10

  • Pasif = responden memberikan skor 7 atau 8

  • Detractors = responden memberikan skor 0 sampai 6


  • Waktu Penyelesaian Keluhan Rata-rata

    KPI untuk bisnis ini adalah jumlah waktu yang diperlukan dukungan pelanggan sahabat data untuk menyelesaikan masalah pelanggan, mulai dari titik di mana pelanggan sahabat data pertama kali menghubungi sahabat data dengan masalah. Metrik bisnis ini membantu memastikan bahwa layanan pelanggan sahabat data segera menjawab.


4. KPI untuk Mengukur Manufaktur

KPI bisnis yang paling umum diukur untuk manufaktur adalah:

  • Waktu Siklus

    Ini mengidentifikasi waktu pembuatan satu produk. KPI bisnis ini memungkinkan sahabat data meningkatkan efisiensi produksi dengan wawasan yang berharga.


  • Efektivitas Peralatan Keseluruhan (OEE)

    KPI ini memberikan wawasan tentang seberapa baik kinerja peralatan manufaktur.


  • Efektivitas Tenaga Kerja Keseluruhan (OLE)

    KPI ini sama pentingnya dengan OEE. Ini memberi sahabat data informasi dan wawasan tentang mesin sahabat data, OLE akan memberi tahu sahabat data seberapa produktif staf sahabat data yang mengoperasikan mesin sahabat data.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Kursus Data Science Gratis bersama DQLab Academy!

Halo sahabat data yuk nikmati belajar gratis bersama DQLab Academy! dengan belajar data science dari dasar hingga tingkat advance. Dengan belajar di DQLab kamu akan menikmati belajar anti ribet dengan live code editor yang bisa kamu lihat langsung hasil belajarnya. 





Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :