TERMURAH HARGA RAMADHAN!
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 99K!
0 Hari 11 Jam 28 Menit 35 Detik

Paham Data Science di Era Artificial Intelligence

Belajar Data Science di Rumah 23-Maret-2025
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/03d84c484bd77ae54d422ca3b1fce9f5_x_Thumbnail800.jpeg
Follow Instagram dan LinkedIn kami untuk info karir dan topik menarik

Pernah nggak Sahabat DQ sadar kalau setiap klik, swipe, atau pencarian yang kamu lakukan di internet meninggalkan jejak? Dari rekomendasi makanan di layanan Gofood, film di Netflix hingga iklan yang tiba-tiba sesuai dengan keinginanmu, semuanya didukung oleh Data Science dan Artificial Intelligence (AI).


Ini bukan sekadar tren teknologi, melainkan bentuk revolusi besar yang sedang terjadi dan mengubah dunia secara cepat. Tapi, sebenarnya apa itu Data Science dan AI? Kenapa keduanya bisa sepenting ini? Dan, yang lebih menarik, bagaimana kita bisa ikut bermain dalam ekosistem ini? Yuk, kita bahas lebih dalam!


1. Mengenal Data Science & Artificial Intelligence (AI)

Data Science adalah seni mengolah data menjadi informasi berharga. Dengan menggabungkan statistik, matematika, dan pemrograman, Data Science bisa membaca pola dan memprediksi tren. Misalnya, bagaimana e-commerce tahu barang apa yang ingin kamu beli sebelum kamu menyadarinya sendiri? Itulah keajaiban Data Science.


Sementara itu, Artificial Intelligence (AI) adalah otak di balik kecerdasan mesin yang bisa berpikir dan belajar seperti manusia. AI memungkinkan chatbot menjawab pertanyaanmu, mobil tanpa sopir mengenali jalan, atau kamera HP mengenali wajahmu dengan sempurna. AI bukan sekadar robot futuristik di film sci-fi—AI ada di ponselmu, laptopmu, dan bahkan di aplikasi yang kamu gunakan setiap hari.


2. Pentingnya Data Science di Era Artificial Intelligence

Kalau kita ibaratkan dunia digital sebagai samudera, maka Data Science dan AI adalah kapal selam canggih yang bisa menyelam ke dalamnya dan menemukan harta karun. Berikut alasannya kenapa teknologi ini begitu penting:

  1. Membantu Pengambilan Keputusan – Dari bisnis kecil sampai perusahaan raksasa, semua butuh data untuk mengambil keputusan yang tepat. Tanpa data, keputusan hanya sebatas tebak-tebakan.

  2. Meningkatkan Efisiensi – AI mengotomatiskan tugas-tugas membosankan, membebaskan manusia untuk pekerjaan yang lebih kreatif dan strategis.

  3. Membuka Peluang Baru – Dunia butuh lebih banyak ahli data dan AI! Profesi seperti data scientist, machine learning engineer, atau AI researcher semakin banyak dicari dan digaji tinggi.

  4. Memprediksi Masa Depan – Dari tren belanja hingga perubahan iklim, analisis data bisa memprediksi apa yang akan terjadi dan membantu kita bersiap lebih baik.


Baca juga: Contoh Implementasi Data Science dalam Keseharian


3. Cara Kerja Data Science dalam Artificial Intelligence

Untuk memahami bagaimana Data Science dan AI bekerja, bayangkan mereka sebagai detektif digital yang mencari pola dalam lautan data. Berikut adalah proses utama yang terjadi di balik layar:

  1. Pengumpulan Data – Semua dimulai dari data. Ini bisa berupa teks, gambar, suara, atau angka yang dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti media sosial, transaksi online, atau sensor IoT.

  2. Pembersihan Data – Data mentah sering kali berantakan. Sebelum bisa dianalisis, data harus dibersihkan dari duplikasi, kesalahan, atau nilai yang hilang.

  3. Analisis dan Pemodelan – Setelah data siap, algoritma statistik dan machine learning digunakan untuk menemukan pola dan membuat prediksi.

  4. Pelatihan Model AI – Dalam AI, model harus "belajar" dari data yang diberikan. Semakin banyak data yang digunakan, semakin pintar model tersebut.

  5. Implementasi dan Evaluasi – Setelah model siap, ia diterapkan ke dalam sistem nyata, seperti chatbot, rekomendasi produk, atau pendeteksi penipuan. Hasilnya terus dipantau dan diperbaiki agar lebih akurat.


Baca juga: 4 Contoh Portfolio Data Scientist yang Luar Biasa


Meskipun terdengar menjanjikan, dunia Data Science dan AI juga punya tantangan. Salah satunya adalah bias data, karena ketika data yang digunakan tidak seimbang, hasilnya juga bisa tidak akurat atau bahkan diskriminatif. Selain itu, keamanan dan privasi data menjadi isu besar yang harus selalu diperhatikan. Jangan sampai teknologi ini malah disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak etis.


FAQ

Q: Apakah harus jago matematika untuk masuk ke dunia Data Science dan AI?
A: Pemahaman dasar statistik sangat membantu, tapi kamu tidak perlu jadi matematikawan. Banyak tools yang bisa mempermudah proses analisis data.


Q: Apakah Data Science dan AI hanya untuk lulusan IT?
A: Sama sekali tidak! Banyak orang dari berbagai latar belakang seperti ekonomi, bisnis, hingga kesehatan beralih ke bidang ini.


Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjadi seorang data scientist?
A: Tergantung seberapa intens kamu belajar, tapi dengan latihan rutin, 6-12 bulan sudah cukup untuk bisa mulai berkarier di bidang ini.


Tertarik untuk menjadi profesional di bidang Data Science di era revolusi digital ini? Yuk, segera Sign Up ke DQLab! Disini kamu bisa belajar dengan modul berkualitas dan tools sesuai kebutuhan industri dari dasar hingga advanced meskipun kamu nggak punya background IT, lho! Dilengkapi studi kasus yang membantu para pemula belajar memecahkan masalah secara langsung dari berbagai industri.


Tidak cuma itu, DQLab juga sudah menerapkan metode pembelajaran HERO (Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based) yang dirancang ramah untuk pemula, dan telah terbukti mencetak talenta unggulan yang sukses berkarier di bidang data. Jadi, mau tunggu apa lagi? Segera persiapkan diri dengan modul premium atau kamu juga bisa join Beasiswa Belajar Data Science Gratis 1 Bulan sekarang juga!


Penulis: Lisya Zuliasyari

Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajar & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login