PROMO PAYDAY! SERBU PAKET DATA SCIENCE 3 BULAN CUMA 100K!
Diskon Spesial 95% Belajar Data Science Bersertifikat
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 3 Jam 18 Menit 41 Detik 

Pahami Kata Kunci Perbedaan Data Sekunder dan Data Primer

Belajar Data Science di Rumah 12-April-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/a75044f0033d63cd79b1b37b076b3449_x_Thumbnail800.jpg

Salah satu hal yang membuat peneliti pemula penasaran adalah apa perbedaan antara data sekunder dan data primer. Pastinya sahabat DQ kerap kali bingung perbedaan antara keduanya. Ketika kalian berada dalam dunia penelitian, pastinya harus tahu kedua jenis data ini. Umumnya, kedua data ini digabungkan untuk saling melengkapi dan membantu peneliti dalam mengamati setiap fenomena yang ada. Sebenarnya data sekunder dengan data primer keduanya memiliki persamaan dalam hal penyajian konten dari pengumpulan data. 


Sejatinya data sekunder dulunya merupakan data primer kemudian diolah dan dijadikan publikasi untuk bisa diakses oleh khalayak umum. Mereka bisa dengan leluasa menggunakan data tersebut untuk kebutuhan penelitian yang dia lakukan. Sedangkan data primer sudah pasti data yang dikumpulkan adalah fresh dan didapatkan langsung dari sumber informan atau responden yang direncanakan sebelumnya. Dibandingkan dengan data primer, data sekunder mudah diakses. Sehingga tidak membuang banyak waktu dan biaya bagi peneliti.


Perbedaan utama antara data primer dan data sekunder adalah bahwa data primer adalah jenis data yang peneliti kumpulkan langsung dari sumber utama, sedangkan data sekunder mengacu pada data yang sudah ada yang dihasilkan oleh peneliti sebelumnya. Selain itu, data yang dikumpulkan melalui sumber primer lebih andal dan akurat daripada data yang dikumpulkan melalui sumber sekunder. Dengan kata lain, data primer lebih andal dan akurat daripada data sekunder. Hal ini karena data primer selalu menjawab kebutuhan peneliti, berbeda dengan data sekunder yang tidak khusus untuk kebutuhan peneliti. 


Karena data sekunder dikumpulkan untuk berbagai tujuan, data tersebut mungkin tidak secara langsung mengatasi masalah penelitian pengguna. Oleh karena itu, dibandingkan dengan data primer, kegunaan, keakuratan, dan relevansi data sekunder dipertanyakan. Buat sahabat DQ yang masih bingung titik perbedaan antara kedua jenis data ini, mari kita cari tahu lebih dalam terkait apa saja kata kunci antara data sekunder dengan data primer di artikel DQLab kali ini. 


1. Apa Itu Data Primer?

Kita mulai dengan definisi data primer. Data primer merupakan data yang dikumpulkan oleh peneliti pertama kali baik melalui bukti pribadi, daftar pertanyaan yang diajukan maupun kuesioner. Data primer diibaratkan layaknya data mentah. Alasan ini muncul karena informasi pertama berhasil dikumpulkan peneliti dari responden penelitian yang telah direncanakan sebelumnya. Bagi peneliti, pengumpulan data primer terbilang mahal baik kualitas data maupun waktu pengambilannya. 

data sekunder

Pengumpulan data dilakukan secara langsung oleh peneliti melalui durasi penelitian. Biasanya penentuan durasi penelitian dijangkau antara satu hingga tiga bulan berjalannya pengumpulan data. Selain itu, kualitas data juga terjaga kerahasiaannya karena komunikasi yang berlangsung antara kedua belah pihak antara responden dengan peneliti. Mereka mendapatkan datanya dari berbagai teknik antara lain kuesioner, focus group discussion, in depth interview, phone interview, case study dan lain-lain. 


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Apa Itu Data Sekunder?

Jika pada data primer diibaratkan sebagai tangan pertama, maka data sekunder adalah tangan kedua. Kenapa disebut tangan kedua? Hal ini dikarenakan bahwa pengumpulan data sekunder sebelumnya diperoleh dari peneliti atau pengguna data dengan data yang sama. Dari data-data yang telah disediakan, peneliti bisa mengakses dengan bebas terkait data apa yang ingin diinginkan. 

data sekunder

Bentuk data sekunder tersedia dalam berbagai sumber seperti publikasi statistik, sensus penduduk, artikel ilmiah, situs web, laporan dan lain-lain. Data sekunder menawarkan beberapa keuntungan karena mudah diperoleh, menghemat waktu dan biaya dari si peneliti. 


Tetapi ada beberapa kelemahan yang terkait dengan pengumpulan data sekunder, karena data dikumpulkan untuk tujuan selain dari masalah yang ada dalam penelitian yang diangkat, sehingga kegunaan data mungkin terbatas dalam beberapa cara seperti relevansi dan akurasi. Tidak semua data sekunder yang dikumpulkan bisa menyelesaikan permasalahan penelitian. 


3. Kata Kunci Persamaan Data Sekunder dan Data Primer

Salah satu aspek yang menyamakan keduanya antara data sekunder dan data primer adalah segi isi konten. Penyajian konten dari keduanya pada intinya akan bermuara pada asal-usul data yang sama. Data sekunder pernah menjadi data primer ketika baru dikumpulkan oleh peneliti pertama. Isi data yang dikumpulkan tidak berubah dan karena itu memiliki kandungan yang sama dengan data primer. Tidak masalah jika itu divisualisasikan lebih lanjut dalam bentuk sekunder, isinya tidak berubah. 

data sekunder

Contoh umum dari ini adalah definisi, teorema, dan postulat yang dibuat bertahun-tahun yang lalu tetapi masih tetap sama. Keduanya jenis data ini sama-sama bisa diaplikasikan dalam satu penelitian. Mereka dapat digunakan untuk melakukan jenis penelitian yang sama di bidang ini tergantung pada ketersediaan data. Hal ini dikarenakan data sekunder dan data primer memiliki kandungan yang sama.


4. Kata Kunci Perbedaan Data Sekunder dan Data Primer

Berikut ini adalah perbedaan data sekunder dengan data primer:

data sekunder

  • Istilah data primer mengacu pada data yang berasal dari peneliti untuk pertama kalinya. Data sekunder adalah data yang sudah ada, dikumpulkan oleh penyidik instansi dan organisasi sebelumnya.

  • Data primer merupakan data yang real-time sedangkan data sekunder merupakan data yang berkaitan dengan masa lalu.

  • Data primer dikumpulkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi sedangkan data sekunder dikumpulkan untuk tujuan selain masalah yang dihadapi. Data sekunder dapat dijadikan sebagai pelengkap informasi dari adanya data primer

  • Pengumpulan data primer adalah proses yang sangat mahal namun akurat walaupun pengambilan datanya berlangsung lama. Di sisi lain, proses pengumpulan data sekunder berlangsung cepat dan mudah.

  • Sumber pengumpulan data primer meliputi survei, observasi, eksperimen, kuesioner, wawancara pribadi, dll. Sebaliknya, sumber pengumpulan data sekunder adalah publikasi pemerintah, situs web, buku, artikel jurnal, catatan internal, dan lain-lain.


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Belajar Data Sekunder untuk Pemula Bersama DQLab!

Salah satu skill yang perlu dipersiapkan sedari sekarang adalah data analysis. Analisis data tidak akan bisa berjalan tanpa adanya data-data yang valid dan akurat. Selain itu pengumpulan data juga penting, salah satunya adalah data sekunder. Kini Sahabat DQ sudah tidak perlu khawatir lagi. Karena sekarang telah tersedia roadmap pembelajaran  yang telah dirancang khusus untuk instruktur dan modul-modul lengkap, kamu bisa menjadi lebih siap dengan perbekalannya menjadi seorang praktisi data. 


Dengan belajar data science di DQLab  sekarang tidak perlu install software lagi. Kamu bisa langsung belajar dari sekarang karena dataset yang telah disediakan sudah sudah terintegrasi dengan live code editor. 


Penulis: Reyvan Maulid



Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :