GIMANA MEMULAI KARIER JADI DATA ANALYST?
Simak caranya di webinar GRATIS dan raih DOORPRIZE menarik!
DAFTAR SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 17 Jam 31 Menit 0 Detik 

Pelatihan Data Science Gratis Bahasa R Bersama DQLab

Belajar Data Science di Rumah 10-Mei-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/2f4421d67a5d11c7f7a269415223cdb7_x_Thumbnail800.jpg

Berbicara tentang pelatihan data science gratis memang selalu menjadi pilihan bagi mereka yang ingin belajar seputar data science tanpa pusing banget mikirin soal biaya. Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika data science selalu menjadi bidang keilmuan yang diidam-idamkan orang-orang diluar sana. Oleh karena itu salah satu jalan pintasnya yang bisa dilewati adalah dengan mengikuti pelatihan data science


Banyak kursus belajar yang saat ini menawarkan pilihan paket pelatihan baik yang gratis maupun berbayar. Tapi tidak dapat dipungkiri jika pelatihan data science gratis kini banyak diincar oleh kaum-kaum yang penasaran dengan kepopuleran ilmu data science. Walaupun gratis tapi fasilitasnya tidak kalah keren dengan pelatihan yang berbayar.


Sahabat DQ dapat mencoba module free yang dikeluarkan oleh DQLab adalah modul Introduction to Data Science with R. Modul ini cocok untuk sahabat DQ yang ingin lebih mendalami bahasa pemrograman R tapi dimulai dari dasar. 


1. Garis Besar Modul Introduction to Data Science with R

Adapun modul “Introduction to Data Science with R” terdiri dari 2 chapters dan 13 sub chapters. Kalian bisa akses modul gratisnya langsung di DQLab. Dalam modul ini, kamu akan mengenal secara langsung bahasa pemrograman R dengan Live Code Editor dan dasar-dasar pemrograman R. 

Data Science

Mulai dari pentingnya penggunaan aplikasi R bagi seorang data scientist, kenapa harus R, praktik penggunaan angka dan perhitungan, dan penggunaan variabel dalam R.


Baca juga: Implementasi Algoritma Data Science untuk SEO Specialist


2. Kenapa Bahasa Pemrograman R?

Kita masuk ke pokok penjelasan. Pastinya kalian bertanya-tanya kenapa sih harus belajar bahasa pemrograman R? Alasan yang mendasari mengapa kita perlu belajar soal bahasa R karena bahasa pemrograman R adalah bahasa populer di kalangan praktisi data. Hampir semua perusahaan mempekerjakan Data Scientist yang menggunakan R. 

Data Science

Misalnya Facebook, menggunakan R untuk melakukan analisis perilaku dengan data posting pengguna. Google menggunakan R untuk menilai efektivitas iklan dan membuat perkiraan ekonomi. Twitter menggunakan R untuk visualisasi data dan pengelompokan semantik. Microsoft, Uber, AirBnb, IBM, HP, mempekerjakan Data Scientist yang dapat memprogram menggunakan R.


R sangat popular saat ini karena tiga hal berikut:

  • Banyak pilihan pengolahan data dengan jumlah fitur yang sangat komplit - dari grafik sampai machine learning.

  • Lebih cepat dipelajari dan dijalankan untuk mengolah data dibandingkan dengan bahasa lain. 

  • R bersifat gratis dan open source yang artinya, tidak perlu biaya lisensi yang biasanya sangat mahal untuk software pengolahan data.


3. Variabel dalam Bahasa Pemrograman R

Dalam bahasa pemrograman dikenal dengan aturan penulisan coding alias sintaks. Begitupun pula dengan penulisan pada bahasa pemrograman R. Berikut adalah beberapa aturan penulisan variabel dalam bahasa pemrograman R.

  • Variabel berupa kombinasi huruf (Kapital dan juga huruf kecil), angka, titik dan garis bawah (underscore).

  • Harus diawali dengan huruf atau titik, jika berawal dengan titik, selanjutnya tidak bisa menggunakan angka. Lebih disarankan penamaan variabel sebaiknya dimulai dengan huruf.

  • Tidak diperbolehkan menggunakan spasi, tanda spasi bisa diganti dengan tanda _ (Underscore) atau titik.

  • Hindari menggunakan kata-kata yang sama dengan perintah-perintah yang dikenali oleh bahasa R, seperti : IF, ELSE, REPEAT, WHILE, FUNCTION, TRUE, FALSE, dan sebagainya.

  • Huruf besar dan kecil berbeda pada bahasa pemrograman R (case sensitive).

Deklarasi variabel pada bahasa R cukup dengan memasukkan nilai kedalam variabelnya menggunakan operator = atau <-, operator <- lebih umum digunakan karena merupakan operator asli dari bahasa R.

Berikut adalah contoh aturan penulisan variabel pada bahasa pemrograman R

Misalkan pada suatu Code Editor kita ingin mengetikkan variabel a dengan nilai sebagai berikut:

data science

Nah, ini menandakan bahwa variabel a yang kita isikan tadi berisi angka 5. Artinya variabel a sama dengan 5. Untuk menghasilkan output tadi dengan a = 5 maka kita gunakan perintah print pada baris berikutnya.

data science

Perintah print digunakan untuk mencetak isi dari variabel a. Berikut adalah hasilnya

data science

Biar kalian tidak bingung-bingung lagi, ada contoh kasus lagi nih. Misalkan dalam sebuah operasi penjumlahan diberikan contoh berikut 

data science

Dimisalkan ada variabel a yang berisi 35. Selanjutnya variabel b berisi 45. Tugas kita adalah ingin melakukan operasi penjumlahan antara a dan b dengan melibatkan baris selanjutnya yaitu c = a + b. Kira-kira berapakah hasil dari penjumlahan keduanya? Simak langsung gambar dibawah ini.

data science

Berdasarkan hasil output diatas dengan perintah print(), dapat disimpulkan bahwa hasil penjumlahan dari a dengan b sebesar 80.

data science


4. Comment pada Bahasa Pemrograman R

Comment merupakan teks untuk menambahkan keterangan pada kode yang ditulis. Penambahan keterangan ini akan mengingatkan kita kembali ketika membuka code tersebut di suatu waktu di masa depan. Comment tidak dianggap sebagai code yang dapat dieksekusi. Penggunaan comment dalam bahasa R dapat dilakukan dengan mengawali suatu teks dengan tanda '#'. Bagi kalian yang masih belum paham terkait penggunaan comment, berikut adalah contoh penulisannya

data science

Atau

data science

Note: fungsi Comment disini bersifat opsional. Kenapa begitu? Penggunaan comment ini digunakan hanya sebagai penanda apabila kita ingin membuka suatu file. Selain itu, comment juga digunakan untuk melakukan penanda terhadap sebuah step atau langkah-langkah yang dilakukan dalam menuliskan suatu kode. Namun bila kalian perhatikan, hasil dari fungsi comment yang kita tuliskan memang akan keluar berapa hasilnya

Berikut adalah contoh lebih jelasnya

data science


5. Vector pada Bahasa Pemrograman R

Vector pada bahasa pemrograman R merupakan data array yang dapat menyimpan banyak data dalam 1 variabel saja dan diakses menggunakan indeks. Pada bahasa R indeks dimulai dari angka 1 bukan 0. Insialisasi vector pada bahasa R menggunakan fungsi bernama C(), C merupakan singkatan dari Combine. 

Berikut adalah contoh penggunaan vector dalam bahasa pemrograman R:

data science

data science

Misalkan contoh diatas terdapat satu vektor yang berisikan tiga angka yaitu 5, 10 dan 20. Vektor ini mengartikan bahwa kalian punya satu vektor yang bisa menyimpan nilai tersebut dalam satu struktur yaitu vektor itu sendiri.

Ada lagi contoh penggunaannya nih! 

Ada contoh dua jenis vektor yaitu vektor x dan vektor y. Vektor x berisikan 5 anggota data yaitu 1,2,3,4,5. Selanjutnya vektor y juga berisi 5 dengan kombinasi antara angka dan string. Nah, dari kedua jenis vektor tadi kita ingin mencetak output dari vektor y yang nomor 3. Kira-kira angka berapakah yang dipilih.

data science


Baca juga: Memahami Keunggulan dan Manfaat Data Science dalam Dunia Bisnis


6. Fungsi Summarise pada Bahasa R

Kekuatan bahasa pemrograman R terdapat pada fungsi-fungsi bawaan yang kaya untuk dipergunakan dalam analisis data. Salah satu fungsi ini adalah fungsi bernama summary yang bisa digunakan untuk menyimpulkan data yang lagi kita proses. Kesimpulan ini berupa nilai statistik deskriptif dari data yang dimiliki, diantaranya nilai minimum, nilai kuartil pertama, nilai tengah (median), nilai kuartil ketiga, dan nilai maksimum data


Fungsi summarise digunakan untuk meringkas beberapa nilai data menjadi satu nilai. Fungsi ini akan menjadi sangat berguna apabila digabungkan fungsi lain dalam dplyr. na.rm = TRUE memberikan hasil fungsi dengan meniadakan nilai missing. Fungsi di dalam summarise yang dapat digunakan seperti mean(), median(), sd(), IQR(), mad(), min(), max(), quantile(), first(), last(), nth(), n(), n_distinct(), any(), dan all().


Berikut adalah contoh penggunaan fungsi summarise pada bahasa pemrograman R

data science



Ingin menjadi seorang praktisi data yang keren dan jago bahasa pemrograman R? Pinter coding nggak harus pinter bahasa pemrograman R aja loh. Paling tidak kamu perlu kuasai bahasa pemrograman yang lainnya juga. 


Nikmati pengalaman belajar data science yang menarik bersama DQLab yang seru dan menyenangkan dengan live code editor. Kalian juga bisa mendapatkan kesempatan mengikuti job connector dari perusahaan ternama di ranah industri data. Yuk signup sekarang atau isi form dibawah ini ya!


Penulis: Reyvan Maulid



Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!