MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 0 Jam 13 Menit 42 Detik 

Pekerjaan Data Scientist: Prospek Menjanjikan, Kenali Profesi Data Scientist!

Belajar Data Science di Rumah 24-Mei-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/0076d118cf4d87fa7d9a9204995a451e_x_Thumbnail800.jpg

Pekerjaan Data Scientist adalah salah satu profesi yang diklaim menjadi primadona di abad 21 oleh banyak pakar dari perusahaan besar di dunia salah satunya Laurence Bradford pada tulisannya di majalah Forbes. Pekerjaan Data Scientist muncul bersamaan dengan pertumbuhan Big Data. Saat ini, data data yang tersebar tidak hanya harus dikumpulkan dan ditampilkan dalam grafik maupun diagram. Perusahaan membutuhkan seorang yang mampu menganalisis data, memiliki rasa keingintahuan yang besar, dan mampu menerjemahkan data menjadi informasi yang menguntungkan.

Ibarat pilot, Data Scientist adalah orang yang berada dibalik kendali teknologi pengolahan data. Tanggung jawabnya luas dari analisis hingga memperoleh insight atau rekomendasi untuk pengembangan bisnis. Data Scientist akan diminta mengubah data yang rumit ke dalam format yang lebih mudah dibaca. Informasi yang dihasilkan setelah itu dapat menjadi dasar rekomendasi dan alat pendukung keputusan perusahaan untuk meningkatkan nilai bisnis, mulai dari pengembangan produk, metode pemasaran, dan strategi bisnis.

Profesi ini mengandalkan keahlian analisis data seperti menggabungkan data dari bermacam sumber dan memastikan konsistensi dataset, memilih faktor atau algoritma yang mempengaruhi hasil prediksi, serta membuat infografis untuk mempermudah para pengambil keputusan dalam memahami data. Namun sudahkah kamu mengetahui beberapa alasan mengapa profesi Data Scientist patut menjadi hal yang perlu kamu pertimbangkan? Kali ini DQLab akan membahas beberapa fakta menarik dari profesi Data Scientist, simak hingga akhir ya!

 

1. Lapangan Pekerjaan Terus Bertambah

Minat terhadap profesi Data Scientist mengalami peningkatan di berbagai belahan dunia pada tahun 2020. Laporan tenaga kerja versi LinkedIn menyatakan bahwa permintaan untuk tenaga-tenaga Data Scientist profesional di Amerika Serikat telah meningkat 6 kali lipat dibanding 5 tahun lalu. Karena itu, selama 5 tahun ke depan, pekerjaan Data Scientist akan menjadi posisi yang paling dicari. Hal ini juga dikonfirmasi oleh IBM dengan klaim bahwa permintaan terhadap pekerja Data Scientist, Data Developer, dan Data Engineer akan menyentuh angka 700 ribu sampai tahun 2020.

Di Indonesia sudah banyak perusahaan-perusahaan besar yang bergerak dalam bidang telekomunikasi dan perbankan serta berbagai startup menggunakan jasa Data Scientist dan menjadikannya sebagai salah satu posisi penting di manajemen mereka. Salah satu alasan profesi ini mendapat posisi teratas adalah karena gaji rata-rata untuk orang yang berperan adalah $130.000. Studi LinkedIn juga melihat kemungkinan bahwa orang bisa mendapatkan promosi sebagai Data Scientist dan memberikan skor kemajuan karier sembilan dari 10. 

 

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist

2. Gaji yang Tergolong Tinggi

Pentingnya data pada saat ini untuk suatu perusahaan dan sulitnya mendapatkan Data Scientist, membuat profesi yang satu ini memiliki nilai yang tinggi. Bahkan, sebanyak 12 persen pimpinan perusahaan tidak mengerti cara menganalisis Big Data. Sekitar 10 persen perusahaan kekurangan Data Scientist dan 86 persen perusahaan mencari Data Scientist yang tepat. Gaji yang tinggi tersebut diberikan bukan tanpa alasan.

 

3. Cakupan Bidang yang Luas

Dengan menjadi seorang Data Scientist tak berarti kamu hanya akan bekerja di sebuah perusahaan rintisan teknologi. Kamu pun dapat bekerja dengan keterampilan yang sama di berbagai disiplin ilmu, seperti kesehatan, energi, manufaktur, dan perbankan. Menurut Felius, sebagai penyedia IoT (Internet of Things) untuk industri manufaktur,di Indonesia. Aplikasi Data Science yang paling matang adalah di sektor e-commerce, layanan finansial, dan sektor publik lainnya. Kematangan aplikasi Data Science yang paling rendah justru di Industri Manufaktur.

Di Industri manufaktur, mereka tidak terlalu memerlukan edukasi tentang pentingnya pemanfaatan Data Science. Tapi, bagaimana caranya untuk meyakinkan klien bahwa Cloud Computing dan Edge Computing yang merupakan bagian dari Data Science itu aman bagi perusahaan.


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar

 

4. Ingin Berkarir sebagai Data Scientist? Yuk, Mulai Belajar Data Science bersama DQLab!

Mulai karir mu sebagai Data Scientist dengan mempelajari kompetensi Data Science! Kamu bisa mulai dengan belajar gratis bersama DQLab. Gunakan Kode Voucher "DQTRIAL", dan simak informasi di bawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

3. Redeem voucher "DQTRIAL" dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.

 

Penulis : Salsabila Miftah Rezkia

Editor : Annissa Widya Davita


Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!