[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 2 Jam 5 Menit 29 Detik 

Tidak Memiliki Background IT, Lulusan Peternakan berhasil Berkarir sebagai Data Analyst

Belajar Data Science di Rumah 06-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/a0ad7f8998a74caf3518bd9b4aa422d8_x_Thumbnail800.jpg

Perjalanan panjang yang dilalui Roben Saosa semasa perkuliahan, dilaluinya dengan suka dan duka. Memilih peternakan sebagai jurusan kuliah, tentu Roben berharap kelak ia bisa berkontribusi dan memperbaiki segala aspek di bidang peternakan sesuai dengan mana mestinya. Namun, takdir berkata lain. Setelah berhasil meraih gelar sarjana S1, Roben justru memilih jalan hidupnya sebagai data analyst.


Roben mengaku, ia memang tidak memiliki bekal ilmu di bidang IT. Akan tetapi, ia memiliki sejumlah ilmu pendukung yang ia dapatkan di bangku perkuliahan yaitu kompetensi matematika. "Walaupun saya tidak memiliki background IT, saya memiliki bekal matematika yang cukup baik. Pada saat kuliah saya mengambil konsentrasi Ilmu Pemuliaan Ternak,  dan saya banyak mempelajari terkait Statistika Peternakan," kata pria yang kini berprofesi Data Analyst di salah satu Bank BUMN, BRI. Kali ini, DQLab akan menceritakan sosok Roben Saosa dalam perjalan karirnya. Ikuti sampai habis ya!


1. Keseharian Roben sebagai Data Analyst di Perusahaan Finance

Menjadi seorang data analyst di perusahaan besar, tentu Roben memiliki tanggung jawab yang besar, terutama dalam monitoring big data terkait credit risk. Oleh sebab itu, Roben juga wajib memberikan awareness terkait sudut pandang resiko kepada rekan dan unit kerja lainnya. Hal ini berguna untuk memastikan semuanya dalam kendali. Tidak hanya itu, dalam kesehariannya sebagai data analyst, Roben juga ditugaskan untuk memberikan insight dari hasil pengolahan data kepada unit kerja lain.


Baca juga : Belajar Data Science, Jihar Lulusan Ekonomi Banting Stir Berkarir di Dunia Data


2. Menerapkan Pembelajaran DQLab dalam Keseharian Roben

Selama mengikuti program belajar data science bersama DQLab, menurut Roben, "Data Science in Finance: Credit Risk Analysist" merupakan modul yang sangat representatif dengan perannya sebagai data analyst. Oleh karenanya, Roben merasa sangat terbantu dengan adanya modul yang disediakan oleh DQLab. Untuk mempermudah pekerjaannya, Roben mengimplementasikan SQL dan Python sesuai dengan apa yang telah ia pelajari sebelumnya di DQLab.


3. Tips Berkarir sebagai Data Analyst Belajar Otodidak tanpa Background IT Versi Roben

Menurut Roben, belajar data science di DQLab sangat membantu dalam mengasah kompetensi data, terutama bagi yang tidak memiliki ilmu dasarnya. Roben juga mengatakan, saat ini data adalah panggung. Maka dari itu ia berpesan untuk kamu yang mau memulai karir di industri data untuk pelajari data dan buktikan performa bisnismu.

"Data saat ini menjadi fondasi untuk membangun suatu kebijakan, maka mulailah berlomba-lomba belajar tentang data," pungkasnya.


Baca juga : Visualisasi Data: Kunci Galuh Berhasil Beralih Karir ke Bidang Data Science


4. Ayo Saatnya Kamu Sukses bersama Roben dengan Belajar Data Science di DQLab!

Tak ada salahnya jika kamu ikuti jejak karir seperti Roben. Menjadi seorang data analyst membutuhkan pemikiran yang kuat dalam menganalisa suatu masalah dan hasil olahan data. Kamu bisa mengasah dan mempertajam daya pikirmu dengan belajar data science di DQLab. Di sini kamu akan mendapatkan beberapa modul yang bisa kamu akses secara gratis. Nantinya, akan ada fitur Live Code Editor yang akan membantu kamu dalam menyelesaikan modul-modul tersebut. Kamu juga bisa bertanya dan sharing dengan sesama rekan di DQLab, maupun dengan para mentor. Yuk, saatnya mulai tingkatkan kompetensi datamu!


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!