MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 2 Jam 33 Menit 36 Detik 

Tutorial Dasar Python untuk Pemula yang Awam dengan Python

Belajar Data Science di Rumah 07-April-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/b37de99b0b83e4d52d0e9401afaed25d_x_Thumbnail800.jpg

Python merupakan bahasa pemrograman yang umum digunakan oleh praktisi data, khususnya Data Scientist. Jika dibandingkan dengan R yang juga menjadi bahasa pemrograman yang digunakan oleh Data Scientist, Python terbilang jauh lebih fleksibel dan dapat menyelesaikan banyak pekerjaan. Python tidak hanya bisa digunakan untuk mengolah data saja, namun juga bisa mengerjakan pekerjaan Machine Learning yang cukup berat, mendeploy model yang telah didapatkan ke dalam sebuah website, membuat portofolio yang terintegrasi dengan website, membuat game, dan masih banyak lagi.


Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat setiap harinta, membuat pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan IT dan juga data semakin eksis dan terlihat cukup menjanjikan untuk 10 tahun ke depan. Namun sayangnya, untuk bisa menempati posisi tersebut, kamu dituntut untuk bisa menguasai bahasa pemrograman. Salah satunya adalah Python. Nah, untuk kamu yang tidak pernah belajar Python sama sekali, DQLab akan memberikan sedikit tutorial dasar Python. Yuk, simak penjelasannya! 


1. Sejarah Python

python

Python adalah bahasa pemrograman yang pertama kali dibuat pada tahun 1990 di Kota Amsterdam oleh Guido Van Rossum. Baru lah pada tahun 1995, Python dikembangkan agar lebih kompatibel dengan saingan-saingannya. Hingga akhirnya, Python mengupgrade versinya menjadi versi 3 pada tahun 2000. Versi inilah yang kemudian digunakan hingga saat ini. Faktanya, nama Python ternyata diambil dari tayangan televisi favorit Guido Van Rossum yang berjudul televisi “Monty Python Flying Circus”. 

Meskipun telah ada sejak lama, namun fitur-fitur yang disediakan oleh Python tidak kalah dengan bahasa-bahasa pemrograman yang baru bermunculan beberapa tahun belakangan ini. Itulah mengapa, hingga saat ini, banyak orang yang tetap memilih untuk menggunakan Python dalam menyelesaikan pekerjaannya.


Baca juga: 4 Tips Coding Python Bagi Beginner, Coba Yuk!


2. Library Python untuk Data Science

python

Salah satu fitur yang ditawarkan oleh Python adalah tersedianya library yang sangat banyak yang bisa digunakan kapan saja. Apa sih library Python itu? Jadi, library pada Python berupa kumpulan kode yang dapat digunakan secara berulang dalam program yang berbeda-beda. Dengan adanya library ini, kode yang perlu dituliskan oleh user bisa menjadi sangat singkat dan sederhana karena sebagian kode yang utama sudah terekam dalam library. 


Hingga saat ini, library Python yang bisa dimanfaatkan sudah ada lebih dari 137.000 library. Namun dalam pekerjaan Data Science, kita hanya membutuhkan beberapa library saja, seperti Pandas untuk memanipulasi data, Numpy untuk data numerik, Scikit Learn yang berhubungan dengan Machine Learning, Keras & Tensorflow untuk mengatasi Deep Learning, Matplotlib & Seaborn untuk visualisasi data, serta Scipy untuk perhitungan ilmiah tingkat tinggi. 


3. Free Modul Python di DQLab

python

DQLab merupakan salah satu lembaga kursus Data Science yang menyediakan kursus secara online yang bisa diakses kapan saja. Python menjadi salah satu bahasa yang akan kamu pelajari ketika mengambil kursus di DQLab. Tentu kurikulum ini telah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, sehingga para member nya bisa terbiasa untuk berhadapan dengan permasalahan yang mungkin terjadi di lapangan. 

Kamu bisa menikmati modul Python di DQLab dengan dua cara, yaitu dengan membeli modul Premium atau mengakses free modul. Free modul ini akan sangat cocok untuk kamu yang belum pernah berkenalan dengan Python sama sekali karena disana akan dibahas mengenai hal-hal yang paling basic dari Python.

Free modul Python ini berjudul “Introduction to data Science with Python”. Modul ini terdiri dari dua chapter. Pada chapter pertama berisi tentang dasar-dasar Python seperti pengertian, cara menulis coding, dll. Sementara di chapter kedua berisi tentang tipe data yang ada dalam Python dan cara memanggil library yang ada.


4.Tutorial Dasar Python

Kali ini, kita akan mempelajari tutorial dasar yang mungkin akan cukup berguna bagi kamu yang tidak pernah menggunakan Python sama sekali.

  • Membuat Statement dan Print

    Hal yang pertama adalah cara menggunakan print() dan membuat statement. Statement adalah kalimat yang ada di dalam tanda petik (“...”). Sementara print() digunakan untuk memunculkan statement yang telah ditulis sebagai output.



  • Membuat variabel

    Dengan adanya variabel, kamu bisa memanggil datamu hanya dengan memanggil nama variabelnya saja. Ini akan sangat berguna jika kamu memiliki data yang lebih dari satu atau data yang ribet untuk dituliskan ulang. Nama variabel akan ditulis sebelum sama dengan, dan datanya akan berada setelah tanda sama dengan (=). 



  • Membuat Komentar

    Komentar dapat membantumu lebih mudah untuk memahami code yang sedang kamu tulis, atau bisa juga digunakan untuk membuat note tertentu mengenai codingmu. Untuk membuat komentar dapat menggunakan tanda (#) dan tanda (‘’’)




Baca juga: Belajar Python: Mengenal Array pada Bahasa Pemrograman Python


5. Tertarik Belajar Python? Yuk, Coba Modul Gratis Di DQLab!

Kamu mungkin akan berpikir panjang, apakah lembaga kursus ini cocok denganmu atau tidak. Namun kamu juga tetap ingin belajar Python. DQLab memberikan solusi yang cukup menarik dengan adanya free modul. 

Kamu bisa mulai mengakses free modul Python untuk memastikan bahwa kamu tidak akan rugi jika belajar di DQLab. Tidak hanya free modul Python, DQLab juga menyediakan free modul untuk bahasa R dan juga Excel. Kamu cukup mencari modul dengan label “gratis”. Nah, tunggu apa lagi? Yuk, buruan sign up di DQLab dan nikmati free modul yang tersedia!

Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!