FLASH PROMO 90% + 50%! BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 180K
Bebas Akses 65 Modul Data Interaktif, Mentoring, Portofolio Data, dan Bersertifikat
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 1 Jam 15 Menit 48 Detik 

Yuk, Belajar Menggunakan Array Python, Ilmu Dasar Bagi Pemula!

Belajar Data Science di Rumah 06-September-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/ef7ad0b1d74e5b754747c653ca3564c4_x_Thumbnail800.jpg

Sebagai seorang Data Scientist skill wajib yang kamu miliki salah satunya adalah bahasa pemrograman Python. Jadi, merupakan langkah awal yang tepat bagi kamu yang ingin menjadi seorang Data Scientist dengan mulai mempelajari bahasa pemrograman Python. Karena Python salah satu bahasa pemrograman yang sintaksnya lebih ringkas dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya. 


Dalam Data Science, data dapat diproses dengan mudah ketika telah berbentuk data frame atau list. Array Python adalah struktur data seperti list. Array Python sangat berguna saat kita bekerja dengan banyak tipe data yang sama. Array Python dapat digunakan untuk banyak hal dan dapat dimodifikasi. Ada banyak fungsi yang bisa digunakan, mulai untuk menghitung urutan atau lokasi elemen, menambahkan atau mengurangi elemen, mengubah elemen, dan lain sebagainya.


Array merupakan salah satu struktur data dalam Python yang harus kita kuasai. Oleh karena itu, kita juga perlu memahami fungsi apa saja yang bisa kita gunakan untuk mengatur Array.


Yuk, mulai mempelajari Array Python lebih lanjut pada artikel dibawah ini!


1. Definisi Array Pada Python

Pada dasarnya, Array Python dapat digunakan untuk menyimpan sejumlah data dengan tipe data yang sama. Array memungkinkan adanya elemen yang bersifat tidak unik, yang artinya boleh terdapat dua data yang sama di dalam satu Array.


Array ini sebenarnya sangat mirip dengan list karena keduanya sama sama bisa bisa diurutkan, kemudian juga bisa diubah isinya, dan diapit oleh dua kurung siku ( [ ] ).

python


Hanya saja pada list, kita bisa menggabungkan beberapa tipe data sekaligus, sementara pada Array hanya boleh menggunakan tipe data yang sama saja. Jika dilihat dari segi penyimpanan, Array pada Python terbilang lebih hemat jika dibandingkan dengan list, sehingga akan cocok jika digunakan untuk menyimpan data yang berskala besar.


Baca juga: Belajar Coding Python untuk Pemula & Praktik Langsung, Yuk!


2. Kapan Harus Menggunakan Array?

List dibangun ke dalam bahasa pemrograman Python, sedangkan Array tidak. Array bukanlah struktur data bawaan, dan oleh karena itu perlu diimpor melalui modul Array agar dapat digunakan. Array dari modul Array adalah pembungkus tipis di atas Array C dan berguna dan berguna ketika anda ingin bekerja dengan data homogen. 

python


Mereka juga lebih kompak dan mengambil lebih sedikit memori dan ruang yang membuatnya lebih efisien ukuran dibandingkan dengan daftar. Jika, kamu ingin melakukan perhitungan matematis, maka kamu harus menggunakan Array Numpy dengan mengimpor package Numpy.


Selain itu, kamu hanya harus menggunakan Array Python ketika kamu benar-benar perlu, karena list bekerja dengan cara yang sama dan lebih fleksibel.


3. Cara Membuat Array Python

Untuk membuat Array pada Python sangat mudah, cukup ketikkan variabelnya dan Array dibatasi oleh tanda kurung siku dan setiap item dibatasi oleh tanda koma. Jika item yang kita masukkan berjenis string, maka kita perlu menambahkan tanda petik pada tiap item.


Contohnya, kita akan membuat Array dengan variabel Karyawan seperti di bawah ini.

python

Dari gambar di atas, pengindexan akan secara otomatis dikerjakan dengan ketentuan:

  • Bayu berindex 0

  • Maya berindex 1

  • Tika berindex 2

  • Doni berindex 3


4. Contoh Program Sederhana dengan Array Python

Ada beberapa cara untuk membuat atau mendefinisikan Array, contohnya membuat Array kosong dengan panjang tertentu, membuat Array dengan range tertentu, dan membuat Array dari bilangan random. Berikut contoh sederhana menghitung nilai rata-rata dengan Array.

python


Keterangan:

  • Baris 1: mendeklarasikan variable Array yang berupa Array kosong.

  • Baris 3: mendeklarasikan variable n dan menginputkan banyaknya data kedalam variable n oleh user.

  • Baris 5-7: melakukan perulangan sebanyak n dan menginputkan nilai dari setiap data lalu dimasukkan kedalam variable Array.

  • Baris 10-11: menampilkan hasil total nilai dengan menggunakan fungsi sum dari variable Array dan nilai rata-rata dari hasil operasi total dibagi jumlah variable n.


Baca juga: Belajar Python: Mengenal Array pada Bahasa Pemrograman Python


Seru, kan belajar Python? Semakin mendalami Python kamu akan menyadari bergunanya Python untuk berbagai kebutuhan mulai dari analisis, pengembangan aplikasi, hingga Machine Learning.


Bahkan Python ini disebut bahasa pemrograman terbaik untuk dipelajari oleh pemula. Struktur datanya mudah dipahami dan memiliki komunitas yang luas untuk sharing terkait Python.


Tertarik mempelajari bahasa pemrograman Python lebih dalam? Yuk belajar dengan modul Python dari DQLab! Modul DQLab disusun secara terstruktur oleh expert di bidang Data Science sehingga topik yang akan dipelajari merupakan topik yang banyak digunakan di dunia industri.


Yuk klik button di bawah ini atau SIGN UP melalui DQLab.id untuk mengakses modul gratis "Introduce to Data Science" untuk mencoba Live Code Editor dari DQLab dan nikmati juga e-book gratis sebagai fasilitas penunjang belajar.


Penulis: Salsabila MR

Editor: Annisa Widya Davita


Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :