BELAJAR DATA SERU, AKSES PAKET DATA SCIENCE 6 BULAN 180K!
Diskon Spesial 90% + 50% Belajar Data Science Bersertifikat
DAFTARKAN DIRIMU
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 10 Jam 54 Menit 17 Detik 

Yuk Kenali 4 Perbedaan Data Sekunder dan Data Primer Untuk Kepentingan Penelitianmu

Belajar Data Science di Rumah 24-November-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/66b49da6c51db6cf2ca2d3321efb7819_x_Thumbnail800.png

Tahukah kalian, satu hal terpenting dalam sebuah penelitian adalah pengumpulan data. Tentunya ketika sahabat data mengerjakan skripsi ataupun mengerjakan sebuah riset pastinya dibutuhkan data-data yang valid atau yang benar dan akurat. Di dalam penelitian, terdapat dua jenis data yang sering digunakan, yaitu data primer dan sekunder. Kedua jenis data ini dikumpulkan dengan teknik yang sangat berbeda. Kedua data ini banyak digunakan dalam riset pasar, penelitian akademis seperti skripsi dan thesis, bahkan analisis resiko. Seperti namanya, data primer merupakan data yang pertama kali dikumpulkan oleh peneliti, sedangkan data sekunder adalah data yang sudah dikumpulkan oleh orang lain. Data primer disebut juga dengan data first hand, sedangkan data sekunder dikenal dengan data second hand, atau data bekas.


Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa data sangatlah penting, terutama sebagai alat dalam pengambilan sebuah keputusan. Untuk dapat menghasilkan keputusan yang baik diperlukan data yang relevan. Oleh karena itu, pada dasarnya penggunaan data primer dan data sekunder dalam suatu penelitian sangatlah penting. Walaupun kedua data ini memiliki perbedaan yang signifikan, tetapi keduanya dapat saling melengkapi. Lantas apa saja perbedaan-perbedaan tersebut? Yuk, pembahasannya berikut ini!


1. Berdasarkan Definisi

Data Primer

Dilihat dari definisinya, data primer adalah data basis atau utama yang digunakan dalam penelitian. Data primer adalah jenis data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber utamanya seperti melalui wawancara, survei, eksperimen, dan sebagainya. Data primer biasanya selalu bersifat spesifik karena disesuaikan oleh kebutuhan peneliti.

Data Sekunder

Sedangkan data sekunder merupakan berbagai informasi yang telah ada sebelumnya dan dengan sengaja dikumpulkan oleh peneliti yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan data penelitian. Biasanya data-data ini berupa diagram, grafik, atau tabel sebuah informasi penting seperti sensus penduduk. Data sekunder bisa dikumpulkan melalui berbagai sumber seperti buku, situs, atau dokumen pemerintah. 


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder, Apa Saja Sumber Data yang Bisa Digunakan?


2. Berdasarkan Sifat, Proses dan Sumber Data

Perbedaan data primer dan sekunder berikutnya dapat dilihat dari sifat, proses, dan sumber data. Pada data primer biasanya mengacu pada data real-time atau data yang terus berkembang setiap waktu. Sedangkan data sekunder biasanya merupakan data yang berhubungan dengan masa lalu atau lebih bersifat tetap.

Dalam proses pengumpulannya, data primer didapatkan dengan melibatkan partisipasi aktif dari peneliti. Biasanya, data primer dikumpulkan melalui kegiatan survei, observasi, eksperimen, kuesioner, wawancara pribadi dan media lain yang digunakan untuk memperoleh data lapangan. Sementara itu, proses pengumpulan data sekunder lebih cenderung mudah dan cepat dilakukan. Peneliti bisa mendapatkan berbagai data sekunder dengan memanfaatkan sumber publikasi pemerintah, situs, buku, artikel jurnal, catatan internal organisasi dan lain sebagainya.


3. Berdasarkan Kemampuan Akurasi Data

Di samping itu, dalam hal kemampuan akurasi, data primer dikatakan lebih akurat karena dikumpulkan dari data mentah yang ditemukan di lapangan. Data primer tersedia dalam bentuk mentah yang belum diolah dan disempurnakan.

Sedangkan data sekunder, sedikit kurang akurat karena telah mengalami berbagai tahap pengolahan atau analisis. Bentuk data sekunder umumnya telah disusun dan diolah sedemikian rupa menggunakan metode statistik. 

Dengan begitu, data primer dapat dikatakan sebagai data pokok yang diandalkan, namun keberadaan data sekunder dapat melengkapi dan memberikan sudut pandang lain dapat mengamati objek penelitian. Sehingga keduanya memiliki kekuatan masing-masing yang dapat memudahkan peneliti dalam mengolah hasil temuan yang ada.


4. Berdasarkan Teknik dan Waktu Pengumpulan Data

Pada dasarnya, teknik pengumpulan data primer dan sekunder kurang lebih sama. Peneliti perlu mendatangi sebuah sumber data untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dalam riset mereka. Namun kedua data ini memiliki perbedaan dari segi teknik dan waktu pengumpulan datanya.

Data Primer

Sumber data primer adalah responden atau objek penelitiannya langsung. Sehingga peneliti bisa terjun mengamati dan menulis jawaban langsung dari objek penelitian. Teknik pengumpulan data ini bisa kamu dapatkan dengan beberapa cara seperti melalui kuesioner, wawancara langsung, atau survei. Waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data primer pun lebih lama dibandingkan data sekunder. Seperti contoh, peneliti perlu mengamati subjek penelitian selama beberapa waktu sambil mencatat data penting ketika mengamati perilaku sekelompok orang atau spesies tertentu.

Data Sekunder

Berbeda sedikit dari pengertian data primer, data sekunder adalah data yang diambil dari sumber lain oleh peneliti. Biasanya data-data ini berupa diagram, grafik, atau tabel sebuah informasi penting seperti sensus penduduk. Teknik pengumpulan data sekunder dilakukan melalui berbagai sumber seperti buku, situs, atau dokumen pemerintah. Dalam mendapatkannya, data sekunder membutuhkan waktu yang lebih singkat jika dibandingkan dengan data primer. 


Baca juga : Metode Pengumpulan Data Sekunder, Bisa Menggunakan Apa Saja Sih?


5. Sudahkah Kamu Dapat Membedakan Data Primer dan Data Sekunder?

Nah, itulah beberapa poin utama yang membedakan antara data sekunder dan data primer saat melakukan penelitian. Diharapkan setelah ini, kamu dapat membedakan kedua jenis data ini ketika hendak melakukan penelitian. Pada dasarnya, data primer maupun sekunder ini mempunyai karakteristik tersendiri yang menunjukkan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meskipun begitu, kedua jenis data ini dapat saling melengkapi sehingga bisa memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatannya.

Setelah memahami perbedaan data primer dan sekunder, langkah selanjutnya adalah mencoba mengolah data dari dua jenis data ini. Kamu bisa mencobanya dengan bergabung di DQLab. Caranya mudah, sahabat data bisa akses DQLab.id dan SIGN UP untuk mengikuti mini quiz secara GRATIS. Selain mengikuti kuis gratis, terdapat module Introduction to Data Science serta berbagai module lainnya yang bisa kamu akses untuk mendapatkan sertifikat & reward dari DQLab. Bagaimana? Sudah tidak sabar untuk meningkatkan skill dan membangun portfolio datamu? Yuk,tingkatkan skill Data Science dan bangun portfolio dengan kursus online bersama DQLab!



Penulis : Salsabila Miftah R

Editor : Annissa Widya Davita

Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :