Cara Mengenali Peran Data yang Paling Cocok untuk Pemula
Memasuki dunia data science sering terasa membingungkan bagi pemula. Banyak istilah seperti Data Analyst, Data Scientist, hingga Data Engineer terdengar mirip. Padahal, peran, skill, dan jalur karirnya sungguh berbeda.
Maka dari itu, mengenali peran data yang paling cocok sejak awal menjadi langkah penting dalam menyusun career plan. Artikel ini akan membahas cara memahami perbedaan peran di bidang data science, mengenali kecocokan diri, dan menentukan jalur yang paling realistis untuk pemula yang ingin memulai dari nol. Simak penjelasannya yuk sahabat DQLab!
1. Mengenal Gambaran Umum Peran di Bidang Data
Dalam dunia data, terdapat tiga peran utama yang paling sering ditemui yaitu Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer. Ketiganya memang saling berkaitan, tetapi memiliki fokus pekerjaan yang berbeda. Memahami gambaran besarnya akan membantu pemula melihat posisi mana yang paling masuk akal untuk dijadikan target awal.
Secara sederhana, Data Analyst berfokus pada pengolahan dan analisis data untuk menjawab pertanyaan bisnis. Data Scientist lebih banyak bermain di model statistik dan machine learning, sementara Data Engineer bertugas menyiapkan infrastruktur dan pipeline data. Dari sini saja, pemula sudah bisa melihat bahwa tingkat kompleksitas dan skill yang dibutuhkan berbeda.
Baca Juga: Step by Step Belajar Data Analyst untuk Pemula Hingga Siap Kerja
2. Data Analyst sebagai Role Paling Ramah untuk Pemula
Data Analyst sering dianggap sebagai pintu masuk paling realistis bagi pemula di bidang data. Peran ini lebih menekankan pada kemampuan membaca data, mengolahnya, lalu menyampaikan insight dalam bentuk visual atau laporan. Skill dasar yang dibutuhkan pun relatif lebih mudah dipelajari secara bertahap.
Seorang Data Analyst pemula umumnya mulai dari Excel atau Google Sheets, lalu berlanjut ke SQL dan data visualization. Jika kamu menyukai logika sederhana, analisis pola, dan komunikasi hasil data ke orang lain, peran ini sangat cocok untuk dijadikan target awal karier di bidang data.
3. Data Scientist Cocok untuk yang Suka Analisis Mendalam
Berbeda dengan Data Analyst, Data Scientist bekerja lebih kepada pemodelan data dan prediksi. Peran ini menuntut pemahaman statistik, matematika, dan pemrograman yang lebih kuat, terutama Python atau R. Oleh karena itu, jalurnya cenderung lebih menantang untuk pemula. Namun, bukan berarti pemula tidak bisa menuju Data Scientist. Jika kamu menikmati eksperimen, suka berpikir out of the box, dan tertarik pada machine learning, kamu bisa memulai dari Data Analyst terlebih dahulu.
4. Data Engineer Lebih Fokus pada Aspek Infrastruktur Data
Data Engineer berperan membangun sistem yang memastikan data siap digunakan oleh tim lain. Pekerjaan ini lebih teknis dan berkaitan erat dengan database, cloud, dan pipeline data. Skill yang dibutuhkan biasanya mencakup SQL tingkat lanjut, bahasa pemrograman, dan pemahaman sistem.
Untuk pemula tanpa latar belakang IT, peran Data Engineer cenderung lebih menantang di awal. Namun, jika kamu menyukai hal-hal teknis, arsitektur sistem, dan problem teknis berskala besar, peran ini bisa menjadi tujuan jangka panjang setelah menguasai dasar data terlebih dahulu.
Baca Juga: Kenapa Kelas Data Tatap Muka Lebih Efektif untuk Pemula?
5. Cara Menilai Kecocokan Diri dengan Peran Data
Agar tidak salah memilih, pemula perlu jujur menilai minat dan gaya belajar diri sendiri. Apakah kamu lebih suka menjelaskan data ke orang lain atau justru menikmati proses mengutak-atik kode dan sistem? Jawaban dari pertanyaan sederhana ini sudah memberi sebuah petunjuk kira-kira bakal kemana arah karir kamu nanti.
Selain itu, perhatikan juga tujuan karier dan kondisi saat ini. Jika ingin cepat masuk dunia kerja data, Data Analyst biasanya lebih realistis. Namun, jika kamu punya waktu belajar lebih lama dan latar belakang teknis kamu kuat, jalur Data Scientist atau Data Engineer bisa dipertimbangkan secara bertahap.
Penting dipahami bahwa memilih peran data bukan keputusan seumur hidup. Banyak profesional data memulai sebagai Data Analyst, lalu berkembang ke peran lain seiring pengalaman dan skill yang kian bertambah. Yang terpenting adalah memilih peran awal yang memungkinkan kamu konsisten belajar dan berkembang. Dengan mengenali karakteristik tiap peran dan kecocokan diri, pemula dapat menyusun career plan yang lebih terarah. Alih-alih bingung dan mencoba semuanya sekaligus, fokus pada satu jalur awal justru membuat perjalanan karir di bidang data lebih jelas.
Mengenali peran data yang paling cocok untuk pemula adalah fondasi penting sebelum menyusun roadmap belajar. Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer memiliki fokus dan tantangan berbeda yang perlu dipahami sejak awal. Pemula yang memahami perbedaan ini akan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan.
FAQ
1. Apakah pemula harus langsung menentukan satu peran data sejak awal belajar?
Tidak harus. Pemula cukup memilih satu peran awal yang paling realistis, seperti Data Analyst, sebagai fokus belajar. Seiring waktu dan pengalaman, peran tersebut bisa berkembang atau berubah sesuai minat dan kemampuan.
2. Mengapa Data Analyst sering direkomendasikan untuk pemula?
Karena skill dasarnya lebih mudah dipelajari secara bertahap dan banyak digunakan di berbagai industri. Selain itu, peran ini melatih pemula memahami data sekaligus menyampaikan insight, yang penting sebagai fondasi karier data.
3. Apakah mungkin berpindah dari Data Analyst ke Data Scientist atau Data Engineer?
Sangat mungkin. Banyak profesional data memulai dari Data Analyst lalu beralih ke peran lain setelah menguasai dasar data, statistik, dan pemrograman. Perpindahan ini justru lebih aman karena dibangun dari pengalaman nyata.
Jangan lewatkan kesempatan eksklusif ini! Daftarkan diri kamu sekarang untuk mengikuti Beasiswa DQ dari DQLab dan dapatkan akses GRATIS selama satu bulan ke 96+ modul Data Science, 15+ proyek berbasis industri, AI Chatbot 24/7, E-Certificate, serta kesempatan networking dengan komunitas data.
Cara Daftar:
Buat akun di academy.dqlab.id atau klik button di kanan bawah.
Masukkan kode BEASISWADQ di halaman Redeem Voucher.
Nikmati akses belajar Data Science selama 1 bulan penuh!
Kuota terbatas hanya untuk 100 peserta, jadi segera buat akun di academy.dqlab.id atau klik button di kanan bawah, lalu masukkan kode BEASISWADQ di halaman Redeem Voucher untuk mulai belajar Data Science secara profesional!
Penulis: Reyvan Maulid
Postingan Terkait
Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab
Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar
Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab
Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini
