MIDYEAR PROMO! Segera Beli Paket Premium Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp. 99.000. DAFTAR

Pakai Kode: DQMIDYEAR. Berakhir 0 Days 7 Jam : 42 Menit : 38 Detik

Yuk, Intip Tips Cara Belajar Excel dengan Cepat Bagi Pemula

Belajar Data Science di Rumah 12-Oktober-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/73d346cea6f115f89fc5cc1110e74f43_x_Thumbnail800.jpg

Pada Excel terdapat ratusan fungsi dan Data Analyst biasanya menggunakan fungsi-fungsi ini untuk melakukan analisis data. Untuk menjadi Data Analyst, kita perlu belajar menggunakan Excel beserta cara mengoperasikannya dengan cepat dan mudah. Sama seperti mempelajari rumus matematika, pastinya kita akan mempelajari tentang penjumlahan, pengurangan perkalian dan pembagian.

Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas tips bagaimana cara belajar Excel dengan cepat di mulai dari yang paling dasar khususnya bagi pemula. Setelah kamu menguasai hal-hal dasar tentang Excel, kamu bisa mengembangkannya lebih jauh lagi. Yuk intip bersama, Bagaimana tips cara belajar Excel yang mudah bagi pemula bersama DQLab!

1.   Perhitungan Dasar

Excel dirancang untung memproses data dalam bentuk digital, dan kamu dapat menambahkan, mengubah, dan memanipulasinya sesuai kebutuhan. Mempelajari cara berhitung di Excel adalah langkah pertama untuk memahami keseluruhan konsep. Di Excel, dalam menghitung angka dan memproses data memiliki istilah lain, yaitu penggunaan “fungsi”. Suatu fungsi juga dikatakan sebagai "rumus“, sehingga bilangan yang diperoleh sesuai dengan yang kita inginkan. Langkah pertama untuk membuat fungsi adalah, klik kotak di Excel dan ketik simbol “=” seperti gambar dibawah ini.


Berikut simbol/operator yang bisa kamu gunakan untuk perhitungan dasar di Excel:

·      “+” Untuk melakukan operasi pertambahan.

·      “-” Untuk melakukan operasi pengurangan.

·      “*” (Tanda bintang/SHIFT + 8) Untuk melakukan operasi perkalian.

·      “/” (Garis miring) Untuk melakukan pembagian.

Baca juga: Data Analysis Excel : Yuk Intip Tiga Fungsi Utama Excel untuk Mempermudah Pengelolaan Bisnismu Secara Akurat 

2.     Perhitungan dengan Autosum

Selain mempelajari perhitungan dasar, kamu bisa belajar bagaimana melakukan perhitungan dengan Autosum. Autosum disini adalah fungsi yang digunakan untuk kalkulasi cepat tanpa perlu mengetahui formula atau rumusnya. Contohnya, kamu ingin menjumlahkan 10 angka di 10 sel dalam 1 kolom. Maka cukup menyeleksi semua sel tersebut dan klik Formulas > Autosum. Maka semua sel tersebut akan dijumlahkan seperti gambar dibawah ini.

 

Contoh ini mungkin terjadi jika kita bekerja di perusahaan yang sangat mungkin memiliki data pada spreadsheet lebih dari ribuan kolom dan baris. Ketika hal tersebut terjadi, tentu akan sedikit merepotkan dan memakan waktu untuk menuliskan rumus perhitungan penjumlahan di Excel secara manual maupun menggunakan formula SUM jika kita ingin mengetahui berapa total digit pada setiap kolom dan baris tersebut. Selain formula autosum, kamu juga bisa menggunakan SUM (penjumlahan), Average (mencari nilai rata-rata), Count Numbers (mendapatkan jumlah sel yang diseleksi), Max (mencari nilai terbesar), dan Min (mencari nilai terkecil).

3.     Menggunakan Conditional Formatting

Secara umum conditional formatting biasa digunakan untuk mengolah data dengan tampilan yang lebih menarik dan interaktif. Fungsi ini digunakan untuk mengubah format sel secara otomatis jika memenuhi syarat/kriteria. Format sel termasuk angka, font (jenis, ukuran, dan warna), border sel, dan juga warna background cell. Cara menggunakannya adalah dengan memilih data yang akan diubah dan pilih opsi “conditional formatting” pada bar. Dan pilih format yang kamu inginkan.

Terdapat 6 kriteria conditional formatting seperti:

1.  Menandai semua sel terpilih berdasarkan nilai.

2.  Menandai sel yang hanya berisi nilai tertentu.

3.  Menandai sel berdasarkan nilai terendah dan tertinggi.

4.  Menandai sel berdasarkan nilai rata-rata.

5.  Menandai sel berdasarkan keunikannya (duplicate value).

6.  Menandai sel berdasarkan formula atau rumus tertentu.

Baca juga: Data Analisis : Otomatisasi 3 Pekerjaan Repetitif Pada Excel Ini Menggunakan Python 

4. Customer Analysis : Yuk, Pahami Behaviour Pelanggan !

Tentunya, dalam berbisnis kamu harus memahami bagaimana perilaku pelanggan yang selalu berbelanja produk yang kamu sediakan. Hal ini dapat kamu amati melalui pola transaksi yang mereka lakukan bahkan kamu juga dapat melakukan analisis terhadap churn pelanggan. Analisis ini dapat menunjukkan bagaimana loyalitas pelanggan terhadap bisnismu. Apakah mereka setia dan selalu melakukan transaksi kepada bisnismu atau justru setelah melakukan pembelian mereka tidak melakukan transaksi untuk berikutnya. Tidak hanya itu, melalui analisis ini kamu juga dapat mengetahui peningkatan jumlah pelanggan dalam kurun waktu tertentu. Menarik bukan? 


Tentu saja dengan analisis pada bisnismu juga akan meningkatan penjualan dan revenue terhadap bisnismu dengan cepat dan akurat. 


Jika pada excel kamu dapat melakukan perhitungan secara sales dan order maka kamu akan mampu melakukan perhitungan dengan mudah saat kamu implementasikan di dalam excel. Misalnya menggunakan fungsi SUM di excel dengan menggunakan fungsi SUM di sql ternyata memiliki kesamaan. Kesamaan ini tentu saja akan mempermudah kamu memahami istilah


5. Burn Rate Analysis : Bagaimana Efektifitas Diskon yang Kamu Berikan ke Pelanggan?

Burn rate Analysis merupakan indikator yang dapat menggambarkan efektivitas dan efisiensi promosi yang telah dilakukan dalam kurun waktu tertentu, burn rate akan menjawab secara gamblang apakah promosi dengan discount yang dilakukan terbilang “percuma” atau justru “berhasil”. Indikator yang digunakan pada analisis burn rate ini adalah total penjualan yang diberikan bersama dengan promotion value yang diberikan pula. Sehingga dari kedua hal tersebut dapat diketahui efisiensi dan efektifitasnya dalam persentase yang dimunculkan.


Fungsi summary atau SUM memang merupakan salah satu fungsi yang powerfull, sehingga fungsi ini banyak digunakan untuk melakukan pencarian. Kamu dapat menggunakan fungsi ini untuk memahami bagaimana efisiensi dan efektifitas promosi yang kamu lakukan. Misalnya dengan menggunakan SUM terhadap biaya yang kamu keluarkan dan sales yang kamu dapatkan maka kamu akan dengan mudah mendapatkan informasi terhadap penggunaan voucher yang kamu berikan kepada pelanggan kamu. 


6. Yuk mulai belajar Analisis Data bersama DQLab!

Tahukah kamu? Menganalisis data statistik dapat kamu pelajari bersama DQLab loh! Sign up sekarang di DQLab.id dan nikmati module GRATIS “Introduction to Data Science” untuk menikmati pengalaman belajar yang seru menyenangkan serta aplikatif pada industri nyata! Kamu bisa membangun portofolio datamu dengan belajar data science di DQLab. 

Untuk kamu yang ingin mulai belajar data science atau siap berkarir jadi Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer, persiapkan diri kamu dengan tepat sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Yuk #MulaiBelajarData di DQLab.

Dengan belajar di DQLab, kamu bisa:

  • Menerapkan teknik mengolah data kotor, hasilkan visualisasi data dan model prediksi dengan studi kasus Retail dan Finansial.

  • Dapatkan sesi konsultasi langsung dengan praktisi data lewat data mentoring

  • Bangun portofolio data langsung dari praktisi data Industri

  • Akses Forum DQLab untuk berdiskusi.

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

2. Akses module Introduction to Data Science

3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

 

Penulis : Salsabila Miftah Rezkia

Editor : Annissa Widya Davita

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!